Berita Internasional

Pria IniTega Membunuh Dua Anak dan Istrinya yang Sedang Hamil ! Ini Pemicunya

Seorang pria dari Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat, mengaku bersalah telah membunuh dua putrinya dan istrinya yang sedang mengandung.

Pria IniTega Membunuh Dua Anak dan Istrinya yang Sedang Hamil ! Ini Pemicunya
istimewa
Chris Watts mengaku bersalah dalam sembilan dakwaan yang dialamatkan kepadanya. 

POS KUPANG.COM - Seorang pria dari Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat, mengaku bersalah telah membunuh dua putrinya dan istrinya yang sedang mengandung.

Pengakuan Chris Watts dikemukakan setelah jaksa penuntut sepakat tidak menuntutnya dengan hukuman mati asalkan pria tersebut menerima sembilan dakwaan.

Baca: Hasil Sementara di Kabupaten Kupang! 29 Peserta CPNS Lolos Passing Grade

Baca: Di Kota Mbay! Ratusan Kendaraan Bermotor Terjaring Operasi Zebra

Aksi Watts terungkap kurang dari 24 jam setelah dia mengaku kepada media bahwa istrinya, Shanann Watts yang tengah hamil 15 minggu, dan dua putrinya, Bella (4) dan Celeste (3), hilang.

"Saya harap dia aman dan bersama anak-anak," kata Watts pada Agustus lalu kepada saluran berita Denver7 yang berafiliasi dengan stasiun televisi ABC.

Istri bunuh diri bersama dua anak, menyangka suaminya mati padahal menipu untuk asuransi Perempuan Jepang berjuluk ‘Black Widow’ akui bunuh suami  Demi uang pertanggungan asuransi, suami anjurkan istri bunuh diri Berdasarkan penelusuran polisi, jenazah Shanann ditemukan dikubur di bawah tanah yang dangkal. Jasad kedua putrinya didapatkan tak jauh dari situ, di dalam tangki minyak.

Chris Watts mengklaim telah membunuh salah satu putrinya setelah memberitahu istrinya bahwa dirinya berselingkuh. Dia kemudian menyerang istrinya dan putrinya yang lain.

Pria tersebut dikenai dakwaan pembunuhan, mengutak-atik jenazah, dan menggugurkan kandungan secara tidak sah.

Kini Watts dilaporkan terancam dikenai tiga hukuman penjara seumur hidup dalam sidang vonis yang dijadwalkan berlangsung pada 19 November.

Menurut media setempat, Michael Rourke selaku jaksa penuntut, mengatakan keluarga istri Chris Watts sengaja tidak melayangkan gugatan hukuman mati karena tuntutan semacam itu "sangat memakan waktu".

"Hal itu, bagi saya, adalah pertimbangan paling penting dalam memutuskan bagaimana melanjutkan kasus ini," ujar Rourke. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved