Berita Internasional

Pemeluk Agama Kristen Ini Dibebaskan dari Kasus Penistaan Agama

Mahkamah Agung dalam sidang bandingnya menyatakan kasus ini tidak didasarkan pada bukti yang kuat. Asia Bibi kemudian dibebaskan - setelah 10 tahun

Pemeluk Agama Kristen Ini Dibebaskan dari Kasus Penistaan Agama
KOMPAS.COM
Ilustrasi pengadilan 

POS KUPANG.COM - Asia Bibi, perempuan Kristen Pakistan, telah resmi dibebaskan dari penjara menyusul keputusan Mahkamah Agung Pakistan yang memenangkan upaya bandingnya, kata pengacaranya.

Sejumlah laporan menyebutkan Asia Bibi telah menaiki pesawat, namun tujuannya belum diketahui.

Baca: Pria IniTega Membunuh Dua Anak dan Istrinya yang Sedang Hamil ! Ini Pemicunya

Baca: Di Kota Mbay! Ratusan Kendaraan Bermotor Terjaring Operasi Zebra

Sebelumnya, putusan Mahkamah Agung yang membebaskannya telah memicu protes dari kelompok Islamis, dan pemerintah mengatakan akan melarangnya meninggalkan Pakistan.

Suami dari terpidana mati kasus penodaan agama yang kini dibebaskan di Pakistan mencari suaka. Perempuan Kristen terpidana mati kasus penodaan agama dibebaskan
Mengapa pemeluk Kristen di Pakistan kerap menjadi sasaran serangan?

Suaminya belakangan mengatakan mereka dalam bahaya dan memohon suaka kepada sejumlah negara.

Asia Bibi, ibu lima anak, dibebaskan dari penjara di kota Multan, Pakistan, kata pengacaranya, Saif Mulook.

Pada tahun 2010, Asia Bibi - yang dikenal pula dengan sebutan Asia Noreen - dihukum mati karena didakwa menghina Nabi Muhammad dalam sebuah pertengkaran dengan tetangganya.

Beberapa negara kemudian menawarkan suaka kepadanya.

Setelah Mahkamah Agung membebaskannya, Pemerintah Pakistan mengatakan akan memulai proses hukum untuk mencegahnya pergi ke luar negeri, sebagai langkah untuk mengakhiri aksi protes yang diwarnai kekerasan.

Sebagian besar pengunjuk rasa adalah kelompok garis keras yang mendukung undang-undang penodaan agama serta sejak awal menyerukan agar Asia Bibi digantung.

Halaman
123
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved