Berita Regional Terkini

Ditunda, Wisuda Mahasiswa UGM yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual

Mahasiswa UGM berinisial HS yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual ditunda wisudanya.

Ditunda, Wisuda Mahasiswa UGM yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Para mahasiswa saat membubuhkan tanda tangan di sebuah Baliho dalam aksi di Taman San Siro Fisipol UGM. 

POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani menyampaikan bahwa mahasiswa berinisial HS yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual memang sudah menyelesaikan kewajiban akademiknya. Namun demikian, Iva menegaskan yang bersangkutan belum boleh mengikuti wisuda.

"Proses akademis yang bersangkutan di fakultas sudah selesai, memang iya," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Iva menuturkan, meski kewajiban akademiknya sudah selesai, namun transkrip nilai belum keluar. Sebab yang bersangkutan belum menjalani wisuda.

Baca: Kakeknya Dianugerahi Pahlawan Nasional, Anies Baswedan Apresiasi Pemerintah

"Transkrip nilai belum keluar. Kan transkrip dan ijazah diberikan saat wisuda," tuturnya.

Mahasiswa yang diduga sebagai pelaku, lanjut dia, mendapatkan sanksi belum boleh mengikuti wisuda sampai kasus ini dinyatakan selesai.

Baca: SKD di Sikka Berakhir, 41 CPNS Lolos Passing Grade

"Yang bersangkutan mendapatkan sanksi belum boleh wisuda minimal enam bulan ke depan atau sampai kasus ini dinyatakan selesai," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sesama rekan KKN berinisial HS, seorang mahasiswa Fakultas Teknik.

Peristiwa ini terjadi saat mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada pertengahan tahun 2017 lalu. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved