Berita Kabupaten TTS

Debit Air Menurun dan Pipa Bocor! Ini Strategi PDAM Soe Termasuk Ubah Jadwal Pelayanan

Direktris PDAM Soe, Lily Hayer mengaku, menerima banyak keluhan dari para pelanggan terkait pelayanan PDAM Soe. Keluhan tersebut, ada yang disampaikan

Debit Air Menurun dan Pipa Bocor! Ini Strategi PDAM Soe Termasuk Ubah Jadwal Pelayanan
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Direktris PDAM Soe, Lily Hayer 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Direktris PDAM Soe, Lily Hayer mengaku, menerima banyak keluhan dari para pelanggan terkait pelayanan PDAM Soe. Keluhan tersebut, ada yang disampaikan langsung ke PDAM, ada juga yang disampaikan melalui media sosial.

Lily tak menampik saat ini pelayanan air PDAM memang terganggu yang berdampak pada meningkatnya keluhan pelanggan. Ada dua faktor utama yang menyebabkan pelayanan PDAM terganggu yang berdampak pada perubahan jadwal pelayanan air minum. Pertama, kemarau panjang tahun ini menyebabkan debit air di sumber mata air menurun.

Baca: Hari Ketiga Sesi I Ujian SKD CPNS di Nagekeo! Satu Peserta Capai Passing Grade

Kedua, banyak titik pipa PDAM Soe yang dibor secara liar oleh masyarakat sehingga menyebabkan air dari sumber air tak bisa mencapai pelanggan.

Penurunan debit air terjadi di seluruh sumber air PDAM Soe. Di sumber air Bonleu misalnya, jika dalam keadaan normal debit air mencapai 35 liter perdetik, saat ini turun menjadi 25 liter perdetik. Hal yang sama juga terjadi disumber air oenasi.

Dari 5 liter perdetik saat ini hanya 2 liter perdetik. Bahkan, sumber air sumur bor yang sebelumnya tidak pernah turun saat ini debit air sumur bor pun turun. Jika sebelumnya debit air sumur bor 5 liter per detik, saat ini hanya 1,5 liter per detik.

" Karena adanya penurunan debit air di sumber mata air terpaksa kita ubah jadwal pelayanan kita. Jika sebelumnya dua hari sekali, saat ini menjadi empat hari sekali," ungkap Lily.

Selain debit air yang turun, ulah jahil masyarakat yang sengaja membor pipa air PDAM juga ikut berkontribusi dalam menganggu pelayanan PDAM. Pasalnya, dari hasil survei yang dilakukan PDAM Soe ada 24 titik pipa yang bocor akibat dibor secara sengaja oleh masyarakat. Namun saat ini, pipa-pipa yang bocor tersebut sudah dilas kembali.

" Ada 24 titik di Desa Sebot dan Ajobaki yang dibor oleh masyarakat namun sudah kita las kembali. Kita juga sudah melakukan dialog bersama masyarakat agar tindakan pemboran pipa tidak lagi dilakukan. Agar masyarakat bisa mendapat pelayanan air minum dari PDAM, kita juga sudah memasang meteran baru untuk masyarakat desa Ajobaki dan Sebot," jelasnya.

Dirinya berharap, agar masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan terkait pelayanan PDAM Soe bisa langsung disampaikan secara tertulis ke kantor PDAM Soe. Hal ini dimaksudkan, agar keluhan pelanggan dapat dicarikan solusi terbaik. Dirinya mencontohkan keluhan pelanggan yang sudah delapan hari air PDAM tidak jalan, maka dilakukan pelayanan menggunakan tangki PDAM Soe.

" Saya meminta maaf atas gangguan pelayanan PDAM Soe. Namun kita menghimbau, agar keluhan pelanggan disampaikan secara tertulis ke kantor PDAM Soe sehingga bisa dicarikan solusi terbaik. Sekali lagi saya meminta maaf atas gangguan pelayanan PDAM, " tutur Lily. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved