Berita NTT Terkini

Sekretaris Terkejut! Brankas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah NTT Dibobol

"Saya juga kaget karena pulang dari kantor gubernur (seusai mengikuti apel bersama), polisi sudah banyak di kantor

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/GECIO VIONA
Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT, Drs. Nias Stefanus ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya di Jalan Fetor Feonay, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, Senin (5/11/2018) sore. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sekertaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT, Drs. Nias Stefanus mengaku kaget saat mendengar brankas kantor dibobol oleh oknum yang tak bertanggungjawab, Senin (5/11/2018) sore.

"Saya juga kaget karena pulang dari kantor gubernur (seusai mengikuti apel bersama), polisi sudah banyak di kantor," ungkapnya ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya di Jalan Fetor Feonay, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang.

Baca: Begini Tekad Melchias Mekeng Menangkan Jokowi-Maruf di NTT

Ia mengisahkan, pembobolan brankas kantor yang berisi sejumlah uang terjadi pada Minggu (4/11/2018) malam. Brankas tersebut disimpan di ruang Sub Bagian Keuangan.

Dikatakannya, orang yang melakukan pembobolan brankas tersebut masuk ke dalam ruang Sub Bagian Keuangan melalui jendela kantor setelah merusak terali besi yang ada.

Setelah menguras habis sejumlah uang yang ada, lanjut Nias, ia langsung meninggalkan ruangan tersebut.

Para pegawai yang datang pada pagi harinya terkejut melihat keadaan ruangan yang berantakan dan brankas dalam keadaan kosong tanpa satu lembar uang.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa brankas sebagai alat bukti.

Selain itu, kata Nias, pihak kepolisian juga telah mengambil keterangan dari tiga orang pegawai yang bertugas menjaga kantor tersebut pada malam hari saat kejadian pembobolon brankas terjadi.

"Tadi pagi ada banyak polisi yang datang dan sudah masih diselidiki oleh pihak kepolisian," katanya.

Terkait jumlah uang yang raib alias dibawa kabur pembobol, Nias mengaku tidak mengetahui jumlah uang tersebut. "Yang paling tahu kepala Sub Bagian Keuangan," ujarnya.

Ia menyayangkan kejadian pembobolon brankas yang baru pertama kali terjadi di kantor itu dan berharap pihak kepolisian berhasil mengungkap serta menangkap pelaku pembobolan brankas.(*)


Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved