Berita Kupang

Satlantas Polres Kupang Gencar Operasi Zebra Turangga! Ini Hasilnya

Bagi pengendara yang memiliki surat lengkap dipersilahkan melanjutkan perjalanan sedangkan yang tidak ada diarahkan ke petugas untuk diberikan pembina

Satlantas Polres Kupang Gencar Operasi Zebra Turangga! Ini Hasilnya
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Kegiatan Operasi Zebra Turangga gabungan di Oesao, Senin (5/11/2018) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I BABAU----Satuan Lantas Polres Kupang, sejak pencanangan  Operasi Zebra Turangga, Selasa (30/10/ 2018) gencar melakukan operasi. Dalam operasi ini, jajaran Satlantas menggandeng instansi terkait lain seperti TNI, Satpol PP Pemda Kupang.

Pantauan POS KUPANG.COM, Senin (5/11/2018), operasi gabungan ini dikonsentrasikan di jalur tikungan antara Kelurahan Babau dan Kelurahan Oesao. Setiap kendaraan yang melintas baik roda dua maupun roda empat langsung ditahan anggota dan meminta para pengendara menunjukan kelengkapan kendaraan.

Bagi pengendara yang memiliki surat lengkap dipersilahkan melanjutkan perjalanan sedangkan yang tidak ada diarahkan ke petugas untuk diberikan pembinaan termasuk menerima surat tilang.

Baca: Rampung 100 Persen! Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Nasional Nurobo-Umasakair di NTT

Untuk diingat, pada operasi perdana di Oesao, tim  berhasil menjaring 170 pelanggaran oleh pengguna kendaraan bermotor. Jenis pelanggaran diantaranya,52 lembar STNK, 21 lembar SIM, 24 pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara dan juga kelengkapan kendaraan lainnya.

Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Andri Aryansyah,S.Ik menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (31/10/2018).

Andri mengatakan, Operasi Zebra Turangga hari pertama  dilaksanakan anggota di Oesao Kecamatan Kupang Timur. Pada operasi ini anggota berhasil menjaring 170  pelanggaran berlalu lintas. Jenis pelanggarannya ada yang tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan STNK, menggunakan Handphone saat berkendara  dan juga pelanggaran yang dilihat secara kasat mata,termasuk kelengkapan kendaraan.

Terkait data  kecelakaan lalu lintas, Andri mengatakan,   sejak Januari hingga Oktober sekitar 170 kasus lakalantas dengan rincian 50 kasus meninggal dunia,60 luka berat dan 60 luka ringan. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved