Berita Kupang

Rayakan HUT! Ini yang Dilaksanakan Majelis Jemaat GMIT Kota Baru

Lomba Pesparawi ini dipilih berdasarkan hasil kesepakatan dalam persidangan majelis jemaat GMIT Kota Baru tahun 2018.

Rayakan HUT! Ini yang Dilaksanakan Majelis Jemaat GMIT Kota Baru
istimewa
RAPAT PANITIA -- Panitia penyelenggara Paduan suara anak GMIT sedaratan Timor melakukan rapat pemantapan dalam rangka HUT Gereja, beberapa waktu lalu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Jemaat GMIT Kota Baru pada 15 Januari 2019 akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-30. Memeriahkan HUT tersebut, majelis jemaat merancang lomba Pesparawi Anak se-Daratan Timor.

Lomba Pesparawi ini dipilih berdasarkan hasil kesepakatan dalam persidangan majelis jemaat GMIT Kota Baru tahun 2018.

Baca: Rampung 100 Persen! Pekerjaan Pembangunan Jalan Nasional Simpang Nurobo-Umasakaer di NTT

Lomba Pesparawi anak sedaratan Timor akan digelar pada 11-14 Januari 2019, bertempat di gedung kebaktian GMIT Kota Baru.

Pendaftaran peserta dimulai pada 25 September sampai 31 Oktober 2018, technical meeting pada 8 Desember dan acara pembukaan lomba mulai 11 Januari 2019 sampai 15 Januari 2019.

Ketua Umum Pelaksana Kegiatan Paduan Suara Anak GMIT, Betellen Riwu Kore-Nawa, Senin (5/11/2018), mengatakan lomba ini dalam rangka memberi makna khusus terhadap rasa syukur jemaat atas penyertaan Tuhan dalam 30 tahun pelayanan Jemaat GMIT Kota Baru.

Lomba ini, katanya, difokuskan pada paduan suara anak GMIT yang ada di daratan Timor termasuk gereja-gereja denominasi dan Gereja Katolik yang ada di Kota Kupang yang ingin berpartisipasi. Jumlah peserta yang ditargetkan sebanyak 50 tim, setiap paduan suara terdiri dari 21-31 orang, berusia 9-14 tahun.

Panitia menyiapkan hadiah utama sebesar Rp 15 juta, piagam dan Tropi. Juara II mendapatkan hadiah Rp 12. 500.000, juara III Rp 10 juta, juara IV Rp 7.500.000, juara V Rp 5 juta, juara VI Rp 2.500.000 dan juara VII sampai X mendapatkan Rp 1 juta.

Ia menjelaskan, tujuan kegiatan paduan suara anak GMIT yaitu untuk meningkatkan relasi persekutuan dan tali persaudaraan anak-anak GMIT dan denominasi lainnya yang ada di daratan Timor melalui bidang seni suara.

Selain itu juga untuk melestarikan dan mengembangkan potensi bernyanyi serta kreasi, ekspressi dan apresiasi anak GMIT, juga sebagai bentuk rasa syukur jemaat Kota Baru atas 30 tahun penyertaan Tuhan bagi gereja.

Dikatakannya, salah satu potensi jemaat yang selama ini telah mendapat perhatian besar dari majelis jemaat adalah paduan suara, khususnya paduan suara anak. Karena itu, sangat tepat jemaat Kota Baru menyelenggarakan sebuah lomba paduan suara yang melibatkan paduan suara anak se-Daratan Timor, termasuk paduan suara anak Gereja Katolik dan denominasi lain yang ada di Kota Kupang.

“Kami berharap melalui kegiatan lomba in, anak-anak dapat mengembangkan potensi bernyanyi yang dimiliki. Agar dapat berkembang lebih baik lagi sehingga dapat menjadi kekuatan gereja dan menyaksikan kabar baik kepada semua orang melalui puji-pujian,” tuturnya.

Hari puncaknya akan dilaksanakan 15 Januari 2019. Pada saat itu akan diumumkan juara lomba dan penyerahan hadiah sekaligus ibadah syukur Hut ke-30 GMIT Kota Baru.(*)

.


Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved