Berita Religi

Mahasiswa FAI UMK Harus Beri Teladan Baik

Mahasiswa dan alumni Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadyah Kupang (UMK) harus memberikan teladan yang baik.

Mahasiswa FAI UMK Harus Beri Teladan Baik
IST

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Mahasiswa dan alumni Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadyah Kupang (UMK) harus memberikan teladan yang baik saat berada di kampus maupun ketika terjun ke masyarakat.

Walaupun, tugas utama setelah menempuh pendidikan di fakultas tersebut adalah mengajar pendidikan agama tetapi harus mengaplikasikan ilmu dengan perbuatan di masyarakat.

"Tidak hanya dari segi informasi atau pengetahuan, mereka juga mesti memberi teladan hidup yang baik, lewat cara hidup yang sesuai dengan ajaran agama Islam," ujar Ketua Bidang Tabliq dan Kajian Keislaman, Komisariat FAI, Ikatan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang, Zaini Suzali Haji Arif, kepada Pos Kupang, Sabtu (3/11/2018) di kampus Muhammadiyah Kupang.

Baca: Ini Pesan Pesan Uskup Agung Kupang Pada Pesta Emas Paroki St. Yoseph Naikoten

Zaini menjelaskan, di FAI UMK banyak mengadakan berbagai kegiatan dalam rangka malatih dan mempersiapkan mahasiswa fakultas tersebut ketika mereka terjun ke masyarakat.

Menurut Zaini, berbagai pembekalan yang dilakukan kepada mahasiswa FAI bertujuan melatih para mahasiswa untuk melakukan ceramah, sikap dan gerakan yang baik saat sholat, ibadah praktis dan lain sebagainya.

"Berbagai kegiatan dan pembekalan yang dilakukan bertujuan agar ketika mahasiswa lulus dan terjun ke masyarakat, mereka tidak hanya mengenal ilmu tetapi juga memberikan teladan hidup, " kata Zaini.

Lanjut Zaini, jebolan FAI UMK ketika berada di masyarakat, mereka dianggap tahu banyak tentang keagamaan, sehingga seringkali menjadi tempat untuk bertanya atau diundang untuk memberikan ceramah.

Baca: Pendeta dan Jemaat Rayon 4 Klasis Kota Kupang Pelayanan Kasih di Amanuban Timur TTS

Menurut Zaini, untuk bisa memberikan pengajaran yang baik, yang bersangkutan tentu harus memiliki keterampilan.

"Untuk itu, di kampus mereka adakan kegiatan pelatihan ceramah yang diberikan oleh pemateri-pemateri yang berkompeten. Mereka juga melakukan pelatihan ibadah praktis, seperti gerakan sholat yang benar. Hal yang boleh dibilang sederhana, namun seringkali orang lalai, sehingga sedini mungkin membiasakan diri untuk bersikap dan melakukan gerakan sholat yang benar," kata Zaini.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved