Berita Sumba Barat Terkini

30 Anggota Panwascam dan Sekretariat Ikut Rekernis Pengawasan Pemilu

Sebanyak 30 peserta pelatihan pengawasan teknis pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 di Aula Hotel Ronita, Sumba Barat.

30 Anggota Panwascam dan Sekretariat Ikut Rekernis Pengawasan Pemilu
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Sebanyak 30 anggota panwascam dan staf sekretariat mengikuti kegiatan rapat teknis pengawasan pemilu di aula hotel Ronita Waikabubak, Sumba Barat, Senin (5/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Sebanyak 30 peserta pelatihan pengawasan teknis pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 terdiri dari 18 anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) dan 12 staf kesekretariatan Panwascam mengikuti kegiatan rapat kerja teknis pengawasan pemilu di Aula Hotel Ronita, Sumba Barat, Senin (5/11/2018).

Rapat kerja tersebut bertujian mempersiapkan secara dini bekal pengetahuan teknis pengawasan pemilu kepada panwascam agar dapat menjalankan tugas pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 dengan baik.

Baca: Ujian CPNS di Malaka, Sampai Sesi Ketujuh Baru Satu Orang yang Lulus

Koordinator hukum penanganan pelanggaran pemilu, Pendeta Papi B Ndjurumana, S.Th menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba Barat, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi tentang teknis penyelesaian administrasi pelanggaran pemilu, teknis pengawasan kampanye pemilu dan penguatan kapasitas Bawaslu.

Baca: Rapat Pengawasan Pemilu 2019, Jemris: Saat Mau Ditertibkan Tiba-tiba Ada Lagu Rohani

Harapan melalui kegiatan tersebut, panitia pengawas kecamatan dapat melaksanakan tugas sesuai tahapan-tahapan kerja sebagaimana telah ditetapkan. Dengan demikian, semuanya berjalan aman dan lancar.

Dalam kesempatan itu, ia juga menghimbau anggota panwascam harus memahami tugas, tanggungjawab dan teknis penanganan setiap permasalahan pemilu di lapangan agar berjalan aman dan lancar.

Karena itu setiap anggota panwascam harus memahami benar tugasnya sehingga aplikasi lapangan berjalan baik pula.

Karenanya momentum rapat kerja teknis menjadi momentum berbagi pengalaman, saling menukar informasi dan saling bertanya agar pengawasan pemilu ke depan lebih baik. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved