Berita Kota Kupang

Roda Tani Buka Peluang kepada Warga Jadi Petani Gratis

Kebun Contoh Roda Tani juga ada tanaman lombok besar, jeruk nipis, terong ungu, buah naga dan bunga maharani.

Roda Tani Buka Peluang kepada Warga Jadi Petani Gratis
Melon termahal tahun ini 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Roda Tani yang berlokasi di Kelulurahan Liliba ini membuka peluang bagi siapa saja yang ingin belajar bertani.

Tidak dipungut biaya alias gratis masyarakat umum maupun mahasiswa bisa menimba ilmu pertanian dan praktek langsung di kebun contoh Roda Tani dan Panah Merah.

Masyarakat bisa belajar menjadi petani buah melon dengan empat farian yaitu Gracia, Alisa, Madesta dan Aramis. Jadi tidak perlu membeli melon yang didatangkan dari luar, tapi sudah bisa ditanam dan dipanen sendiri lalu dipasarkan demi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Kebun Contoh Roda Tani juga ada tanaman lombok besar, jeruk nipis, terong ungu, buah naga dan bunga maharani.

Distributor Roda Tani, Heri Haryanto, pada Acara Panen Simbolis Melon Berkebun untuk Kemandirian Pangan dan Kesehatan Keluarga, Jumat (2/11/2018), mengatakan hari ini panen melon di kebun contoh Roda Tani dan Panah Merah, di kebun ini sebagai tempat pelatihan untuk petani.

Kebun akan dibuka untuk umum siapa yang mau belajar gratis tidak perlu bayar. Siapapun dan kapanpun pasti akan di dilayani.

"Kami ingin membangun pertanian di NTT dengan memberi edukasi yang baik untuk petani. Petani pekerjaan yang paling mulia dan bekerja untuk memberi makan orang banyak," tuturnya.

Kata Heri, Petani adalah Peyangga Tata Negera Indonesia. Indonesia negara agraris yang mempunyai tanah subur air dengan dua musim hujan dan panas. Jadi sangat disayangkan bila berkat yang diberikan oleh Tuhan disia-siakan begitu saja.

"Banyak orang berpikir petani pekerjaan kelas bawah, orang miskin dan lain-lain. Makanya anak sekarang disuruh jadi petani gengsinya luar biasa. Padahal petani itu modalnya kecil tapi untungnya luar biasa," ujarnya.

Ia menyampaikan menanam itu mudah tapi menuai hasil membutuhkan kerja keras. Semua orang bisa menanam tetapi untuk menuai hasil yang baik butuh kerja keras. 11 tahun Roda Tani hadir di NTT untuk membina petani tidak hanya dari Kupang, tapi

juga Atambua, Rote, Flores, Sumba dan lainnya.

"Kami juga sudah melakukan survei pengembangan di Alor. Kami lihat banyak potensi di daerah ini. Maka itu kami membuka kebun pencontohan buat masyarakat umum, fakultas pertanian dan lainnya. Apalagi untuk membina petani di lapangan sudah ada staf kami yang siap membina para petani," terangnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved