Berita Pesawat Lion Jatuh

lion Jatuh: Ada Bocah Lihat Pesawat Seram hingga Menukik Jatuh ke Laut

Sejumlah saksi mata memberikan penuturan mengenai kesaksiannya melihat penampakan pesawat tersebut hingga mendengar suara ledakan.

Editor: Rosalina Woso
Twitter/Official Persebaya
Ucapan belasungkawa Persebaya Surabaya atas jatuh pesawat Lion Jt-610, Senin (29/10/2018). 

POS-KUPANG.COM--Telah terhitung lima hari sejak jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) lalu.

Pesawat itu membawa 189 orang, yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 pramugari.

Diketahui Pesawat Lion Air JT610 lepas landas pukul 06.20 WIB, Senin (29/10/2018).

Sekitar pukul 06.31 WIB, Pilot Pesawat Lion Air menghubungi ATC Soekarno-Hatta menyatakan mengalami kendala dan meminta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.

Kotak hitam atau black box pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, ditemukan oleh penyelam TNI AL pada Kamis (1/11/2018) siang.
Kotak hitam atau black box pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, ditemukan oleh penyelam TNI AL pada Kamis (1/11/2018) siang. (KOMPAS.com/KOMPASTV)

Tepat pukul 06.33 WIB, Air NAV menyatakan hilang kontak dengan Pesawat Lion Air JT 610.

Sejumlah saksi mata memberikan penuturan mengenai kesaksiannya melihat penampakan pesawat tersebut hingga mendengar suara ledakan.

Berikut lima kesaksian yang TribunWow rangkum dari Kompas.com, saluran YouTube MetroTVnews, Tribunnews.com, dan Bangkapos, Jumat (2/11/2018).

Posisi pesawat miring

Berita Pesawat Lion Air Hilang
Berita Pesawat Lion Air Hilang (tribunjabar)

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (30/10/2018), Samin (38), nelayan di Dusun Pakis II, RT 002 RW 006, Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang melaut pada Senin (29/10/2018) subuh.

Ia menuturkan tiba-tiba melihat pesawat dengan posisi miring melewati perahunya.

"Saya sering lihat pesawat lewat sini. Tetapi yang ini posisi pesawatnya miring sampai sayapnya ke bawah," ungkap Samin saat ditemui di rumahnya, Selasa (30/10/2018).

Hanya saja, Samin tak sempat menyaksikan pesawat itu terjun ke laut.

Lantaran, saat itu posisinya membelakangi lokasi terjunnya pesawat itu.

Dia hanya mendengar suara keras seperti masuk ke laut kemudian meledak.

"Bunyinya keras sekali. Terus tiba-tiba perahu saya terdorong kencang oleh gelombang. Padahal saat itu cuaca tidak ada gelombang kencang," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved