Berita Kabupaten Kupang

Operasi Zebra Turangga Perdana! Satlantas Polres Kupang Jaring 170 Kendaraan

Andri mengatakan, Operasi Zebra Turangga hari pertama dilaksanakan anggota di Oesao Kecamatan Kupang Timur.

Operasi Zebra Turangga Perdana!  Satlantas Polres Kupang Jaring 170 Kendaraan
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Kegiatan Operasi Zebra Turangga oleh anggota Satlantas Polres Kupang di Oesao, Selasa (29/10/2018) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I BABAU----Satuan Lantas Polres Kupang, pada pelaksanaan Operasi Zebra Turangga perdana, Selasa (30/10/ 2018) berhasil menjaring 170 pelanggaran oleh pengguna kendaraan bermotor.

Jenis pelanggaran diantaranya,52 lembar STNK, 21 lembar SIM, 24 pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara dan juga kelengkapan kendaraan lainnya.

Baca: Bawaslu TTU Tertibkan APK! Caleg DPRD Provinsi NTT Pertanyakan Dasar Hukum

Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Andri Aryansyah,S.Ik menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (31/10/2018).

Andri mengatakan, Operasi Zebra Turangga hari pertama  dilaksanakan anggota di Oesao Kecamatan Kupang Timur.

Pada operasi ini anggota berhasil menjaring 170  pelanggaran berlalu lintas. Jenis pelanggarannya ada yang tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan STNK, menggunakan Handphone saat berkendara  dan juga pelanggaran yang dilihat secara kasat mata,termasuk kelengkapan kendaraan.

Dijelaskannya, Operasi Zebra Turangga lebih fokus pada penindakan hukum dan tidak lagi dalam tahap peringatan atau teguran.

Operasi yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia kali ini bertujuan agar meminimalisir  terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat  kelalaian pengendara  termasuk ketaatan masyarakat pada aturan berlalu lintas.

"Soal pelanggaran lalu lintas sebenarnya  tergantung pada kesadaran masyarakat dalam menggunakan kendaraan. Pengendara harus memenuhi aturan jika mau berkendaraan.

Polisi hanya berperan pada proses penertiban lalu lintas dan penindakan kepada mereka yang melanggar aturan berlalu lintas," jelasnya.

Terkait data  kecelakaan lalu lintas, Andri mengatakan,   sejak Januari hingga Oktober sekitar 170 kasus lakalantas dengan rincian 50 kasus meninggal dunia,60 luka berat dan 60 luka ringan. (*)

 

 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved