Berita Pesawat Lion Air Jatuh
Shan Ramadhan, Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Ternyata Pernah Bertugas di Lembata
Shan Ramadhan, salah satu penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh ternyata pernah bertugas di Kabupaten Lembata.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Salah satu penumpang Lion Air JT 610 yang mengalami musibah pada Senin (29/10/2018) pagi, ternyata pernah bertugas di Kabupaten Lembata. Penumpang pesawat itu, adalah Shan Ramadhan (Shandy Johan Ramadhan) yang terlisting nomor 122.
"Salah satu penumpang yang ikut dalam penerbangan Lion Air Jakarta-Pangkal Pinang, adalah Pak Shandy Ramadhan. Dulu beliau bertugas di Kejaksaan Negeri Lembata tapi sudah pindah ke Pangkal Pinang pada akhir tahun 2017 lalu. Selama dua tahun Pak Shandy bertugas di Lembata."
Hal ini disampaikan sekuriti Kejaksaan Negeri Lembata, Pace Manuk dan Kristoforus Rasa, ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Rabu (31/10/2018).
Baca: Wagub Josef Nae Soi Ajak Pemkab Manggarai Barat Tingkatkan Perhatian di Sektor Pertanian
Selama di Lembata, Pace dan Kristo sangat dekat dengan Shan yang selama berada di Kejari Lembata, ia bertugas sebagai tata usaha bagian intel kantor tersebut.
Setelah mengikuti tes, Shan dinyatakan lolos sebagai jalsa dan ditempatkan di Kejaksaan Pangkal Pinang. Penugasan ke tempat baru itulah Shan pun dimutasikan pada akhir tahun 2017 lalu.
Baca: Wens Pukan Melamar Jadi Sekda Lembata
Baik Pace Manuk maupun Kristo Rasa sulit melupakan Shan Ramadhan, karena mereka sering bersama saat bakar ubi, bakar pisang atau pun bakar ikan. Dan, Shan paling suka makan pisang bakar dan ikan bakar.
Pace menceritakan, selama di Lembata, Shan jarang berlibur. Shan betah di Lembata karena suka memancing ikan, suka plesir ke tempat-tempat rekreasi di Lembata. Meski hanya bertugas dua tahun di Lembata, yakni awal tahun 2015 - akhir tahun 2017, Shan sudah mendatangi semua destinasi wisata di kabupaten satu pulau tersebut.
Pantai Mingar di Kecamatan Nagawutun, Pantai Bean di Kedang, Pulau Siput dan semua tempat wisata di Lembata sudah dikunjungi semuanya.
"Kami selalu bersama, makanya kami tidak pernah lupa kebersamaan yang sudah kami lalui bersama," tutur Pace dan Kristo.
Shan Ramadhan itu, tutur Pace, sangat familiar, murah senyum dan suka bercanda. Ia juga cerdas dan tak pernah marah. Bila diajak ke laut, Shan sangat senang.
Satu hal yang tak pernah dilupakan, kenang Pace, adalah nasihat Shan. "Shan minta kami agar kerja baik-baik. Dan apa yang disampaikan itu benar adanya. Sekarang kami mulai merasakan apa yang dinasihatinya," tutur Pace. (*)