Berita Kupang

VIDEO : Walikota Jefri Bagi Lahan Gratis Untuk Warga Tanam Sayur di Lingkungan Hotel Neo Kupang

Walikota Jefri bagi lahan gratis untuk warga bisa menanam sayur di lingkungan Hotel Neo Kupang.

POS-KUPANG.COM - Walikota Jefri bagi lahan gratis untuk warga bisa menanam sayur di lingkungan Hotel Neo Kupang.

Hal ini dilakukan agar ada manfaat ekonomi sekaligus menghijaukan lingkungan Kota Kupang.

Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH kepada Pos-Kupang.com menjelaskan, pihaknya akan meminjam pakai sejumlah lahan kosong yang ada di skeitar Hotel Neo Kupang untuk dimanfaatkan bagi kepentingan warga dan wilayah Kota Kupang.

"Selama ini di lahan di sekitar Hotel Neo itu terlihat kurang teratur, rumput yang tinggi. Karena itu, nanti kita akan gunakan hal itu bagi saudara kita agar bisa dikelola untuk menanam tanaman produksi, menanam sayur," kata Walikota Jefri, Senin (29/10/2018) siang.

Baca: Lion Air Jatuh - Bagian Tubuh Penumpang Korban Pesawat JT 610 Dan Puing Pesawat Ditemukan

Guna kepentingan itu, kata Walikota Jefri, pihaknya akan menyediakan bibit sayur kepada warga yang mau mengelola lahan dimaksud.

Terkait kepemilikan lahan di lokasi itu, Walikoat Jefri mengatakan, Pemkot Kupang akan meminjam pakai dari pemilik tanah lalu lahan dimaksud akan dbagikan kepada warga Kota Kupang yang mau mengusahakan lahan itu.

Berapa harga sewa lahan untuk masyarakat, Walikota Jefri mengatakan, tidak ada alias gratis. Siapapun warga yang ingin berusaha di lahan itu, silahkan mendaftar dan mengolahnya dengan baik. Bahkan hasil produksinya pun silahkan dijual dan pemkot tidak meminta bagian.

"Kita bagikan setelah lahan diberikan oleh pemilik lahan untuk dipinjamkan, lepas dari mereka ada persoalan, kita pinjam kemudian nanti kita kelol. Hasilnya untuk mereka sendiri, kita tidak mendapat apa-apa," kata Walikota Jefri.

Baca: VIDEO: Giliran Suga BTS Disoroti Karena Fancam Yang Jadi Viral Di Twitter

Bagaimana jika pemilik lahan ingin menjual lahannya, Walikota Jefri mengatakan,  hal itu adalah hak dari si pemilik lahan karena Pemkot hanya pinjam pakai. "Jadi jika suatu saat pemilik tanah mau mengalihkan tanah itu ke orang lain untuk dijual, maka beritahukan kita 6 bulan sebelumnya sehingga kita keluar," kata Walikota Jefri.

Kapan hal itu bisa diimplementasikan, Walikoat Jefri mengatakan, semoga akhir Desember lahan dimaksud sudah bisa dikelola. "Targetnya bulan Desember harus ada pergerakan atau perpindahan kesana," kata Walikota Jefri. (*)

Berikut videonya:

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved