Berita Kabupaten TTS

Memasuki Musim Tanam, TNI Gandeng Dinas Pertanian Gelar Penyuluhan Di Lokasi TMMD

Sebentar lagi musim tanam akan tiba yang ditandai dengan turunnya hujan di beberapa wilayah Kabupaten TTS.

Memasuki Musim Tanam, TNI Gandeng Dinas Pertanian Gelar Penyuluhan Di Lokasi TMMD
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak suasana penyuluhan pertanian yang digelar oleh Kodim 1621 TTS dengan menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten TTS di Desa Fatukoko sebagai salah satu kegiatan non fisik dalam TMMD tahun ini 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– ‎ Sebentar lagi musim tanam akan tiba yang ditandai dengan turunnya hujan di beberapa wilayah Kabupaten TTS. Lahan masyarakat telah dibersihkan dan siap untuk ditanam.

Menyambut musim tanam yang sebentar lagi akan tiba, Kodim 1621 TTS menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten TTS guna melakukan penyuluhan pertanian di Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Utara Barat yang merupakan desa sasaran TMMD tahun ini.

Hal ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang pertanian guna bisa mendapatkan hasil pertanian yang maksimal.

Hal ini diungkapkan Dandim 1621 TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo kepada pos kupang, Selasa ( 30/10/2018) di ruang kerjanya.

Rhino mengatakan, dalam kegiatan ‎penyuluhan tersebut, lebih fokus membahas tanaman jagung, padi dan kedelai yang merupakan tanaman yang dikembangkan masyarakat desa setempat.

Ia berharap, dengan penyuluhan yang diberikan, masyarakat setempat bisa mendapatkan pengetahuan baru di bidang pertanian guna meningkatkan hasil pertanian.

Potensi lahan di Desa Fatukoko sendiri sangat bagus, tetapi kurangnya sumber air membuat pengolahan di bidang pertanian belum bisa dimaksimalkan.

" Karena di Desa Fatukoko ini masyarakat menanam jagung, padi dan kedelai maka kita gelar penyuluh fokus pada tiga komoditi ini. Dalam penyuluhan ini, masyarakat dihimbau untuk menggunakan pupuk kandang karena membantu menjaga kesuburan tanah dan tidak merusak struktur tanah," ungkap Rhino.

Dalam penyuluhan yang berlangsung pada Senin (29/10/2018) bertempat di aula SD Inpres Nunain tersebut lanjut Rhino, mendapat animo yang sangat baik dari masyarakat.

Sekitar 65 masyarakat ikut menghadiri penyuluhan pertanian tersebut. Ia berharap, dengan dibangunnya bak penampungan air dan perpipaan nantinya, bisa menyelesaikan masalah kesulitan air yang selama ini dialami masyarakat.

Selain untuk kebutuhan konsumsi, mandi dan mencuci, air yang nantinya akan dialiri ke pemukiman masyarakat bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam sayuran di pekarangan rumah untuk konsumsi sehari-hari.

" Kalau air sudah sampai ke pemukiman, kita berharap masyarakat juga bisa memanfaatkan air tersebut untuk bercocok tanam sayur-sayuran untuk kebutuhan sehari-hari, " pintanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved