Berita Kabupaten Manggarai

Kadis Pendidikan Manggarai Minta KBM di SDI Barang Harus Jalan Biar Pakai Tenda Darurat

Kadis Pendidikan Manggarai, Maksi Gandur mengaku sudah meminta Kepala SDI Barang agar melaksanakan KBM

Kadis Pendidikan Manggarai Minta KBM di SDI Barang Harus Jalan Biar Pakai Tenda Darurat
POS KUPANG/ARIS NINU
Ruangan kelas SDI Barang yang terbakar 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|RUTENG--Kadis Pendidikan Manggarai, Maksi Gandur mengaku sudah meminta Kepala SDI Barang agar melaksanakan KBM bagi siswa yang ruangannya terbakar.

"Kami sudah koordinasi dengan BPBD Manggarai agar bisa memasang tenda darurat sehingga KBM bagi siswa harus jalan.Siswa kelas 4 dan 5 harus KBM sekalipun pakai tenda darurat," kata Kadis Maksi saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Ruteng, Selasa (30/10/2018) siang.

Ia menjelaskan, Bupati Manggarai telah menginstruksi ke Dinas Pendidikan Manggarai guna mengambil langkah cepat.

"Langkah yang kami ambil ke lokasi dan koordinasi dengan BPBD Manggarai," ujar Kadis Maksi.

Baca: Imigran Datangi Gedung Sasando Jika IOM Tak Beri Kepastian

Baca: Jasa Raharja Bantu Dana Pembangunan MCK Desa Lakmaras Belu Rp 80 Juta

Mengenai penyebab kebakatan, Kadis Maksi menyerahkan kasusnya kepada polisi.

"Kalau penyebabnya polisi yang tangani. Kami dinas urus anak sekolah agar sekolah," ujar Kadis Maksi.

Sebelumnya, Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, S.H, M.H telah meminta BPBD dan Dinas Pendidikan Manggarai memberikan bantuan tanggap darurat agar menyelamatkan siswa di SDI Barang di Desa Pinggang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.

Bantuan tanggap darurat itu harus cepat direalisasikan agar para siswa bisa KBM.

"Saya sudah minta BPBD ke lokasi. Setelah itu, koordinasi dengan Dinas Pendidikan Manggarai. Bantuan tanggap darurat harus cepat diberikan. Kalau siswa tidak ada ruangan bangun tenda agar siswa bisa KBM. Untuk bangunan baru nanti kita usul 2019. Sekarang yang terpenting bantuan tanggap darurat harus cepat diberikan," ujar Bupati Kamelus di Ruteng, Minggu (28/10/2018) pagi.

Ia menjelaskan, bantuan kepada SDI Barang yang terbakar pada, Kamis (25/10/2018) malam harus diindetifikasi sehingga bisa membuat pihak sekolah melakukan kegiatan KBM.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved