Berita Kabupaten TTS

Wakapolres TTS Tegaskan Ledakan Bukan Terjadi di Gereja

Ledakan benda yang diduga granat terjadi di RT 05/ RW 03 Kelurahan soe, kecamatan kota Soe, Minggu ( 28/10/2018) sore menggegerkan

Wakapolres TTS Tegaskan Ledakan Bukan Terjadi di Gereja
istimewa
garis polisi dipasang di lokasi meledaknya benda yang diduga granat 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, SOE – ‎Ledakan benda yang diduga granat terjadi di RT 05/ RW 03 Kelurahan soe, kecamatan kota Soe, Minggu ( 28/10/2018) sore menggegerkan warga Kota Soe.

Dalam waktu singkat, kejadian ini langsung tersebar melalui media sosial. Sayangnya, beberapa informasi yang beredar di media sosial facebook hanyalah hoax.

Pasalnya, informasi di facebook yang menyebut jika ledakan terjadi di gereja adalah tidak benar.‎

Baca: Rebut Air di Sawah di Elar Selatan! Leonardus Dipukul dan Dibacok Hingga Tewas

Baca: BREAKING NEWS: Pamit Pergi Pancing! Arnol Warga Waigete-Sikka Ditemukan Tewas

Waka Polres TTS, Kompol Herman Bessie menegaskan, ledakan benda yang belum teridentifikasi tersebut terjadi bukan di Gereja Tebes, Kobelete.

Ledakan tersebut terjadi di depan rumah Istanto Djara yang berjarak sekitar 100 meter dari gereja. Dirinya meminta masyarakat tidak mengait-gaitkan ledakan tersebut dengan aksi terorisme.

" Kita sayang informasi yang menyebar di media sosial yang menyebutkan jika ledakan terjadi di gereja. Saya tegaskan jika ledakan terjadi bukan di gereja. Kita berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terhasut issue-issue yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.

Herman yang turun langsung ke lokasi kejadian mengatakan, belum bisa memastikan benda yang meledak tersebut.

Ia mengaku, sudah berkordinasi dengan tim gegana untuk memastikan benda yang meledak tersebut. Saat ini, tim gegana masih sementara dalam perjalanan dari kupang menuju Soe. Herman menghimbau kepada warga untuk segera menghubungi polisi jika menemukan benda yang dicurigai sebagai bom.

" Tim gegana masih dalam perjalanan dari kupang. Nanti tim gegana yang bisa pastikan benda yang meledak itu apa sebenarnya. Kita himbau jika ada warga yang menemukan benda yang mencurigakan dan diduga bom, segara lapor polisi. Jangan memukul atau mencoba mengutak-atik benda tersebut, karena bisa saja meledak," himbaunya.

Pantau Pos Kupang.com, nampak garis polisi sudah dilingkar di lokasi kejadian ledakan. Anggota Polres nampak berjaga di sekitar lokasi dan melakarang warga untuk mendekati lokasi kejadian.

Polres TTS langsung melakukan koordinasi dengan tim gegana untuk turun ke lokasi kejadian guna mengidentifikasi benda yang meledak tersebut. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved