Berita Manggarai Timur

PLTMTH Rp 613 di Paan Waru! Inspektorat Akan Panggil lagi Pengelola

langkah yang diambil inspektorat dalam rangka meminta penjelasan pihak desa yang mengelola dana tersebut.

PLTMTH Rp 613 di Paan Waru! Inspektorat Akan Panggil lagi Pengelola
pos kupang,co, robert ropo
Ilustrasi: Rumah Perkampungan di Desa Laputi yang sudah diterangi listrik PLTMH Laputi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-BORONG-Kami akan panggil lagi pengelola dana desa tahun 2016 untuk pengadaan PLTMH senilai Rp 613 juta di Desa Paan Waru, Kecamatan Elar Selatan. Kami akan minta semua dokumen diserahkan kepada kami di Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (Matim) akan kami pelajari. Kami sudah minta dokumen tapu belum dikasih. Apalagi di Desa Paan Waru sinyal telkomsel tidak ada.

Baca: 20 Pegawai Kemenkeu RI Tercatat Dalam Manifes Pesawat Lion Air JT 610 Yang Jatuh

Baca: BREAKING NEWS! Pelajar SMAN 1 Aesesa Tewas Tenggelam Terseret Air di Saluran Primer Irigasi Mbay

Demikian penegasan Kepala Inspektorat Matim, Mikael Kenjuru ketika dihubungi POS-KUPANG.COM di Borong, Senin (29/10/2018) siang.

Ia menegaskan, langkah yang diambil inspektorat dalam rangka meminta penjelasan pihak desa yang mengelola dana tersebut.

"Maka itu kami minta waktu. Kami akan cek dan panggil pengelola dana desa agar memberi penjelasan," kata Mikael.

Ia mengatakan, pihaknya pun ingin dana tersebut bisa diklarifikasi sehingga jangan ada warga desa bertanya kepada inspektorat.

"Perlu ada penjelasan sehingga warga jangan tanya lagi kepada kami," papar Mikael.

Sebelumnya, kasus pengelolaan dana desa tahun 2016 di Desa Paan Waru, Elar Selatan sudah ditangani Inspektorat Matim.

Di mana inspektorat sudah melakukan pemeriksaan atas laporan proyek PLTMH di Desa Paan Waru, Kecamatan Elar Selatan yang diduga tidak tuntas pengerjaan.

Proyek PLTMH yang dialokasi dari dana desa tahun 2016 fisiknya tidak ada.

Yang ada hanya rumah turbin dan pipa. Sedangkan mesinya tidak ada.

"Kami sudah panggil Plt Kades Paan Waru tahun 2016 agar memberi dokumen proyek PLMTH tapi belum dikasih. Kami sudah minta Plt Kades Paan Waru agar bertanggungjawab.

Persoalan ini bisa dibawa ke ranah hukum kalau dananya tidak pertanggungjawaban dan fisiknya tidak ada atau tidak 100 persen. Kami sudah minta dokumen tapi Plt Kades Paan Waru yang sekarang menjabat Sekertaris Desa Paan Waru.

Kami akan panggil lagi dan memang sedang kami tangani," ujar Kepala Inspektorat Matim, Mikael Kenjuru saat dihubungi POS-KUPANG.COM per-telepon di Borong, Kamis (25/10/2018) siang.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved