Berita Kabupaten Ngada

Polisi Pasang Spanduk Stop Pembakaran dan Hutan Di Desa Naru

Bhabinkamtibmas Desa Naru Brigpol Oman Mere menggelar sosialisasi dan pemasangan spanduk ” Stop Pembakaran Hutan dan Lahan.

Polisi Pasang Spanduk Stop Pembakaran dan Hutan Di Desa Naru
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Brigpol Oman Mere saat memasang Spanduk di Desa Baru Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, Kamis (25/10/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Bhabinkamtibmas Desa Naru Brigpol Oman Mere menggelar sosialisasi dan pemasangan spanduk ” Stop Pembakaran Hutan dan Lahan.

Sosialisasi dan pemasangan spanduk itu dilaksanakan di Desa Naru Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada.

Brigpol Oman Mere mengatakan, Kegiatan sosialisasi dan pemasangan spanduk ” STOP KARHUTLA ” disampaikan kepada warga di desa Naru Kecamatan Bajawa, Kamis (25/10/2018).

Baca: LIPI Bantu 5.000 Anakan Pohon Buat Warga Baudaok Belu

Baca: Ketua Komisi XI Sosialisasikan PIP di Maumere

Baca: Tinggi Gelombang di Sejumlah Perairan di NTT Capai Dua Meter

Baca: Ternyata Ahok Takut pada Binatang Ini Hingga Suka Rhoma Irama

Baca: ChildFund dan LPPA Bangun 123 Sumur dan Jaringan Perpipaan di Kabupaten Malaka

“Mengajak warga untuk selalu peduli terhadap lingkungan dan kelestarian hutan, selalu menjaga hutan dan tidak membersihkan kebun dengan cara membakar,” ujar
Brigpol Oman, Sabtu (27/10/2018).

Ia menghimbau untuk tidak membakar lahan, baik kebun atau hutan, karena dampak dari KARHUTLA adalah rusaknya lingkungan, musnahnya ekosistem dan terganggunya kesehatan masyarakat.

Ia mengaku pembakaran hutan dan lahan sembarangan dapat diancam dengan pidana penjara dan denda, sesuai dengan Undang-undang Nomor 18 tahun 2004 pasal 48 ayat 1.

Baca: Dukung Instruksi Gubernur, Pemkab Kupang Siap Bentuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Baca: Orang Kedang Menari Sepanjang Jalan, Saat Pembukaan Expo Uyelewun Raya

Baca: Mau Video Call Empat Orang Sekaligus di WhatsApp? Begini Loh Caranya

Baca: Kembar Tujuh Di Dunia yang Sempat Viral, Begini Kabar Mereka Sekarang

Baca: Amerika Dibikin Babak Belur Saat Jendral Sudirman Pakai Taktik Ini. Yuk Simak

“Setiap orang yang dengan sengaja membuka atau mengolah lahan dengan cara pembakaran yang mengakibatkan terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup diancam dengan pidana penjara 10 tahun dan denda 10 Miliar Rupiah,” tegas Brigpol Oman.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved