Berita Rekrutmen CPNS 2018

Bepekdiklat TTU Terima Ijazah dari Semua Perguruan Tinggi, Tapi Ini Syaratnya!

Tim verifikasi berkas dari Bapekdiklat TTU tetap menerima copian ijazah dari semua perguruan tinggi yang ada di Provisni NTT.

Bepekdiklat TTU Terima Ijazah dari Semua Perguruan Tinggi, Tapi Ini Syaratnya!
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Fransiskus Tilis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Tim verifikasi berkas dari Badan Pendidikan Kepegawaian dan Pelatihan (Bapekdiklat) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tetap menerima copian ijazah dari semua perguruan tinggi yang ada di Provisni Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, sebelum semua berkas dari para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dinyatakan telah memenuhi syarat oleh tim verifikasi Bapekdiklat TTU, para pelamar diwajibkan membawa serta ijazah asli untuk docokan dengan ijazah copian tersebut.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis kepada POS-KUPANG.COM di Kantor Bapekdiklat TTU pada, Kamis (25/10/2018) siang.

Baca: Siswa SMA di Kupang Deklarasi Menjadi Indonesia

Fransiskus mengatakan, pihaknya tetap menerima ijazah dari para pelamar CPNS dari berbagai perguruan tinggi asalkan pelamar tersebut dapat menunjukan bukti kepemilikan ijazah asli kepada tim verifikasi Bapekdiklat TTU.

"Kita terima semua ijazah, yang penting secara fisik ijazahnya ada. Kalau ijaza ada kita terima. Kita terima ijazah yang asli kemudian kita verifikasi dengan yang copian, ada transkrip nilainya, kita terima. Setelah itu, kita kembalikan aslinya," ungkap Fransiskus.

Baca: Peminat Formasi Dokter di Manggarai Barat Sepi

Fransiskus menegaskan, bagi Bapekdiklat Kabupaten TTU, yang terpenting, para pelamar CPNS memiliki ijazah asli. Karena Bapekdiklat TTU tidak melihat apakah kampus tersebut terakreditasi atau tidak.

"Yang penting ijazahnya ada. Kita tidak melihat apakah kampus ini terakreditasi A, atau B, atau C. Kita tidak pernah lihat itu. Yang tidak diterima itu karena tidak menunjukan ijazah aslinya," ungkapnya.

Sementara itu, ungkap Fransiskus, Bapekdiklat Kabupaten TTU juga tidak pernah melihat status kampus dari para pelamar CPNS, apakan kampus tersebut terakreditasi atau tidak terakreditasi asalkan pelamar memiliki ijazah aslinya.

"Terkait dengan kampus terakreditasi apa-apa, kita tidak melihat itu. Asalkan ijazah aslinya ada, dari perguruan mana saja kita tetap terima. Dari PGRI juga kita terima asalkan ijazah aslinya ada. Kita tidak melihat akreditasi dan kampus apa, yang penting ijazah aslinya ada," tegasnya.

Selain ijazah asli, sebut Fransiskus, para pelamar CPNS juga harus memenuhi persyaratan lain yang sudah ditetapkan. Setelah para pelamar CPNS memenuhi semua persyaratan yang ada, maka dimasikan dalam kategori memenuhi syarat.

"Harus dapat memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan sehingga, kita masukan dalam kategori memenuhi syarat. Kalau dia tidak memasukan ijazah atau ijazah profesi, atau transkrip nilainya atau pengesahan tanda tangan copi diatas copi kita tidak terima dan masuk dalam kategori tidak memenuhi syarat," tegasnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved