Berita Pilpres 2019

Hasil Survei Litbang Kompas, Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 52,6%, Prabowo-Sandi 32,7%

Survei elektabilitas capres dilakukan Litbang Kompas sebulan setelah penetapan pasangan capres oleh KPU.

Hasil Survei Litbang Kompas, Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 52,6%, Prabowo-Sandi 32,7%
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019. 

POS-KUPANG.COM - Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas calon presiden. Dalam survei kali ini pasangan Jokowi- Ma'ruf Amin memperoleh 52,6 persen, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 32,7 persen.

Survei elektabilitas capres dilakukan Litbang Kompas sebulan setelah penetapan pasangan capres oleh KPU. Survei dilakukan pada 24 September hingga 5 Oktober.

Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan masih ada kemungkinan angka elektabilitas ini berubah dalam 6 bulan ke depan. Apalagi masih ada pemilih yang belum loyal di masing-masing kubu.

Untuk mendongkrak elektabilitas selain menawarkan program unggulan capres dan cawapres, saat ini juga berupaya untuk blusukan menyapa langsung warga ke berbagai wilayah.

Menanggapi hasil survei Litbang Kompas tersebut, Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf menilai angka yang diperoleh masih belum sesuai dengan target Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin menilai angka elektabilitas sebesar 52,6 persen masih perlu ditingkatkan lagi.

Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf yang juga Wasekjen Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan target mereka adalah bisa meraih elektabilitas hingga 70 persen.

Hasil survei ini, menurutnya, akan menjadi pelecut bagi tim Jokowi-Ma'ruf untuk bekerja lebih keras lagi.

Sementara itu, tim pemenangan Prabowo-Sandiaga menilai hasil survei Litbang Kompas akan menjadi pelecut untuk kerja kampanye tim.

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menilai angka ini masih mungkin berubah dan menilai wajar elektabilitas yang diperoleh Jokowi-Ma'ruf saat ini.

Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved