Berita NTT Terkini

Gubernur NTT Victor Laiskodat Siap Jual Ubi Nuabosi-Ende

Gubernur NTT, Victor Laiskodat tegaskan dirinya siap menjual berbagai produk unggulan asal NTT termasuk diantaranya ubi Nuabosi

Gubernur NTT Victor Laiskodat Siap Jual Ubi Nuabosi-Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
RAKOR/Para kepala desa dari tiga Kabupaten,Ende,Ngada dan Nagekeo mengikuti Rakor Dengan Gubernur NTT,Victor Laiskodat,Sabtu (20/10/2018) di Aula Kantor Bupati Ende. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Gubernur NTT, Victor B Laiskodat mengatakan bahwa dirinya siap untuk menjual berbagai produk unggulan asal NTT termasuk diantaranya ubi Nuabosi dan juga pisang beranga.

Hal itu dilakukan agar berbagai produk asal NTT bisa laku di pasaran sehingga bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Baca: Generasi Mudah TTU Harus Terhindar dari HIV/AIDS! Ini Tujuannya

Baca: Kasus Sumi Bunuh Istri di Kupang! Keluarga Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Hal tersebut dikatakan Gubernur NTT, Victor B Laiskodat dalam Rapat Kerja Gubernur NTT dengan Bupati dan pimpinan DPRD serta camat dan kepala desa pada Region 4, Kabupaten Ende, Nagekeo dan Ngada, Sabtu (20/10/2018) di Aula Kantor Bupati Ende.

Gubernur Viktor mengatakan bahwa berbicara soal jualan produk asal NTT bukan hal baru baginya namun sudah dilakukan jauh sebelum dirinya menjadi Gubernur NTT seperti menjual berbagai hasil tenun ikat asal NTT keluar negeri.

Oleh karena itu, dia meminta kepada para Bupati dan camat juga kepala desa harus berani menjual berbagai produk unggulan khas daerah masing-masing sehingga dengan demikian produk tersebut memiliki nilai jual yang tinggi dan pada akhirnya bisa memberikan pendapatan bagi masyarakat.

Gubernur Viktor mengatakan bahwa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat hendaknya kaum birokrasi juga harus paham dengan dunia usaha tidak sekedar menjadi birokrasi yang hanya mau dilayani karena panggilan menjadi birokarasi adalah melayani bukan untuk dilayani.

Gubernur juga meminta kepada masyarakat untuk memenfaatkan keberadaan lahan tidur yang selama ini ditelantarkan baik karena ada permasalahan maupun karena memang sengaja tidak dimenfaatkan.

Menurutnya, bumi NTT sebenarnya sangatlah kaya akan berbagai produk baik pertanian maupun kelautan juga pariwisata namun sejauh ini belum bisa memberikan menfaat karena belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat.

 Viktor mengatakan bahwa NTT juga kaya akan hasil-hasil perkebunan baik itu kopi maupun cengkeh namun hal itu belum memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat karena keberadaan inftrastruktur yang kurang memadai seperti jalan raya.

Untuk itu pihaknya dalam beberapa waktu kedepan akan melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan sehingga mudah diakses oleh masyarakat untuk menjual berbagai hasil pertanian ke pasaran.

Terkait dengan keberadaan harga komoditi yang dikeluhkan oleh masyarakat karena jauh dibawah harga pasar sehingga merugikan para petani, Gubernur Victor mengatakan akan mengusulkan kepada DPRD Provinsi NTT guna menetapkan harga eceran tertinggi (HET) berbagai komoditi yang ada di NTT.

“Kita akan tetatpkan HET untuk berbagai jenis komoditi sehingga dengan demikian harga komoditi bisa menguntungkan para petani tidak hanya para pedagang saja,”kata Gubernur Laiskodat.

Gubernur Laiskodat menggatakan dalam menentukan para rekanan yang akan mengerjakan berbagai proyek yang ada di NTT pihaknya akan memprioritaskan rekanan lokal asal NTT sehingga dengan demikian uang tidak lagi lari keuar NTT namun berputar di NTT. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved