Berita Kota Kupang

Guru SMAN 4 Kupang dan Pelaku Penganiaya Saling Lapor

Awalnya pihak SPKT dan penyidik melakukan diskusi agar kasus ini diselesaikan lewat jalan medisi. Namun, setelah

Guru SMAN 4 Kupang dan Pelaku Penganiaya Saling Lapor
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Makrina Bika (57) guru Bahasa Inggris SMA Negeri 4 Kota Kupang yang menjadi korban penganiayaan orang tua siswa di ruang kelas pada Kamis (18/10/2018). 

POS-KUPANG.COM - Korban penganiayaan dan pelaku saling melapor ke Polres Kupang Kota pada Kamis (18/10/2018). Laporan polisi justru lebih dulu disampaikan Matheos Tuflasa pada Kamis petang.

Matheos bersama keluarga melaporkan dua perkara yaitu kasus tipiring Ibu Makrina memukul anaknya MT dan Matheos dikeroyok oleh siswa dan beberapa guru hingga alami bonyok di kepala dan bagian belakang badan.

Pada Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 19.30 Wita giliran, Makrina Bika didampingi kepala SMAN 4 Kota Kupang, Agus Bire Logo, rekan guru Eben Simanjuntak dan beberapa kerabat melaporkan tindakan Matheos Tuflasa ke SPKT Polres Kupang Kota.

Awalnya pihak SPKT dan penyidik melakukan diskusi agar kasus ini diselesaikan lewat jalan medisi. Namun, setelah berlangsung satu jam, guru Makrina Bika tetap membuat laporan polisi atas kasus yang menimpanya. Setelah membuat laporan, Makrina diantar ke RS Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang untuk divisum.

Pelaku Tersulut Emosi

Matheos Tuflasa (50), ayah MT dijemput anggota Polsek Kelapa Lima Polres Kota Kupang pada Kamis (17/10/2018) sekitar pukul 11.30 Wita setelah polisi mendapat laporan dari Kepala SMAN 4 Kupang, Agus Bire Logo.

Saat Matheos Tuflasa dibawa ke Mapolsek Kelapa Lima oleh anggota polisi, para guru di sekolah itu pun menyusul ke Mapolsek.

Seperti disaksikan Pos Kupang di Mapolsek Kelapa Lima pada Kamis siang, Matheos duduk di bangku ruang SPKT didampingi istri dan anaknya, MT.

Mengenakan baju kaus oblong warna hitam, Matheos lebih banyak menunduk. Sementara dalam ruangan yang sama, hadir puluhan orang guru SMAN 4 yang datang untuk memberi dukungan kepada rekan mereka Makrina Bika yang menjadi korban penganiayaan Matheos.

Awalnya, istri Matheos sempat bersitegang dengan beberapa guru, namun setelah anaknya MT mengakui perbuatannya di hadapan guru dan polisi bahwa ia mengeluarkan kata kasar pada gurunya, sang ibu pun tampak lebih tenang. Setelah kurang lebih satu jam berdialog dalam ruang itu, Matheos pun diantar untuk diamankan sementara di dalam sel Mapolsek.

Halaman
12
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved