Berita NTT Terkini

Pemprov NTT Alokasikan Dana Rp 636 Miliar Bangun 176 Km Jalan Provinsi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT benar-benar serius memperhatikan pembangunan jalan provinsi di NTT.

Pemprov NTT Alokasikan Dana Rp 636 Miliar Bangun 176 Km Jalan Provinsi
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dibawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Lasikodat dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi benar-benar serius memperhatikan pembangunan jalan provinsi di NTT.

Buktinya, dalam tahun anggaran 2019 mendatang, Pemprov NTT mengalokasikan dana Rp 636 miliar dari APBD I hanya untuk program pembangunan jalan provinsi sepanjang kurang lebih 176 kilometer.

"Itu yang saya dapatkan dari Kebijakan Umum Anggaran Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS). Dana tersebut tidak termasuk untuk jembatan, embung, pemeliharaan daerah irigasi, dan pembangunan daerah irigasi. Jadi anggaran untuk jalan ini meningkat signifikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT, Ir. Andre W Koreh, MT kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (16/10/2018).

Baca: Warga Golo Sepang Berhasil Kumpulkan Madu Hutan 1 Ton, Semuanya Dibeli Koperasi KPH Mabar

Untuk menuntaskan pembangunan jalan provinsi, Pemprov NTT menetapkan skala prioritas untuk ditangani tahun 2019. Untuk Pulau Timor, Pemprov NTT memprioritaskan pembangunan ruas jalan provinsi Bokong-Lelogama di Kabupaten Kupang sepanjang 40 Km, Pulau Sumba memprioritaskan pembangunan ruas jalan provinsi di Nggongi-Malahar di Kabupaten Sumba Timur sepanjang 20 Km, dan di Pulau Flores memprioritaskan pembangunan ruas jalan provinsi Bea Laing-Mbasang- Mukun, Kabupaten Manggarai Timur sepanjang 17,5 Km.

Baca: Bupati Malaka Minta Pimpinan OPD Latih Tenaga Kontrak Hadapi Tes CPNS


Sedangkan kabupaten-kabupaten lain yang ada jalan provinsi tapi tidak masuk dalam prioritas untuk ditangani tahun 2019 tetap ada intervensi 4 Km per kabupaten. Jatah 4 Km itupun tidak dihabiskan dalam satu ruas jalan, karena ada jalan provinsi di kabupaten yang jumlahnya lebih dari satu ruas. (*)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved