Berita Ekonomi Bisnis

Miliarder asal China Ini akan Bangun Sekolah Pengusaha di Indonesia

Miliarder asal China, Jack Ma, melalui perusahaan yang didirkannya Alibaba, akan membangun sekolah pengusaha berbasis teknologi di Indonesia

Miliarder asal China Ini akan Bangun Sekolah Pengusaha di Indonesia
KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN
Pendiri dan pimpinan Alibaba Group, Jack Ma seusai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Miliarder asal China, Jack Ma, melalui perusahaan yang didirkannya Alibaba, akan membangun sekolah pengusaha berbasis teknologi di Indonesia atau Jack Ma Institute of Entrepreneurs.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, usai ikut pertemuan antara Komite Pengarah Pelaksanaan Peta Jalan Sistem E-dagang dengan pendiri Alibaba Group, Jack Ma di Nusa Dua, Bali.

"Tentunya mereka sudah punya model sendiri dan diharapkan menjadi prototype untuk menciptakan SDM kita lebih berkualitas," kata Airlangga dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Baca: 5 Berita Populer Nusantara: Kritikan Fahri Hamzah Terhadap Pidato Jokowi hingga Krisis Air

Upaya tersebut dinilai bakal turut berkontribusi dalam menumbuhkan wirausaha dan SDM terampil melalui peran pendidikan sesuai kebutuhan di era ekonomi digital.

Saat ini, Alibaba sudah menerima beberapa pejabat Indonesia yang ikut pelatihan mengenai perkembangan teknologi digital di China. Para peserta ini melihat langsung fasilitas di sana. Selanjutnya, akan disusul dengan pelatihan untuk para pemimpin teknologi.

Baca: Jangan Lupa, Senin Ini Hari Terakhir Pendaftaran Online CPNS 2018

"Kemudian, Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan training lanjutannya," sebut Airlangga.

Mengenai materi yang akan diberikan dalam pelatihan di Jack Ma Institute of Entrepreneurs, menurut Menperin, masih digodok bersama dan nanti difinalkan oleh Jack Ma. Beberapa materi yang menjadi fokus perhatian di antaranya terkait tentang pengelolaan komputasi awan (cloud computing), teknologi keuangan (termasuk blockchain), dan infrastruktur internet.

"Sedangkan, pemerintah akan menyiapkan regulasinya, seperti mengenai fintech. Tetapi untuk yang lain, Jack Ma hadir sebagai advisor pemerintah. Selain itu, kami juga sudah menyiapkan seandainya untuk mendorong sistem bantuan sosial melalui fintech," ucapnya.

Airlangga menyebutkan, langkah kolaborasi dalam membangun kualitas SDM dan penerapan teknologi digital ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Di dalam roadmap, kita akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 1-2 persen serta potensi penambahan sebesar 200 miliar dollar AS di tahun 2030," katanya.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved