Berita Ekonomi Bisnis

Inilah Bank Umum di NTT yang Mulai Integrasikan ATM Berlogo GPN

Adrian menjelaskan, kartu ATM berlogo GPN bagi bank secara umum adalah memperluas akseptasi nasabah khususnya

Inilah Bank Umum di NTT yang Mulai Integrasikan ATM Berlogo GPN
KOMPAS.com/Thinkstock
ilustrasi 

POS-KUPANG.COM - Bank-bank umum mulai mengintegrasikan produk ATM Debit ke ATM berlogo GPN, selanjutnya mendistribusikan ke daerah-daerah di wilayah NTT. Ada dua bank yang sudah menerapkannya yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank NTT.

BTN Cabang Kupang saat ini menyiapkan 1.000 kartu ATM berlogo GPN. Branch Manager BTN Kupang, Adrian Paul M Marbun mengatakan, penyediaan 1.000 kartu ATM berlogo GPN tersebut sebagai bentuk dukungan PT BTN Cabang Kupang terhadap GPN.

Baca: Ahli Geologi ITS: Surabaya Berpotensi Alami Gempa hingga Magnitudo 6,5

Baca: Drakor The Smile Has Left Your Eyes Segera Tayang, Lihat Adegan Jung So Min Marah Pada Seo In Guk!

Baca: Kamu Mau Diet? Yuk Intip Cara Diet Terbaik Berdasarkan Zodiak Biar Gak Gagal

Adrian menjelaskan, kartu ATM berlogo GPN bagi bank secara umum adalah memperluas akseptasi nasabah khususnya nasabah bank BTN terhadap kanal pembayaran di seluruh Indonesia, sehingga bank saat ini dapat lebih fokus dalam memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.

Adrian menegaskan, peralihan kartu ATM Debit tidak berdampak pada penurunan pendapatan. Menurutnya, dengan terintegtasinya kartu ATM Debit ke ATM berlogo GPN semakin luasnya akseptasi penggunaan kartu ATM oleh nasabah. Selain itu, menambah jumlah transaksi yang dilakukan sehingga akan meningkatkan potensi fee based income bank

Saat ini, lanjut Adrian, ada ribuan nasabah BTN Kupang yang sudah memiliki kartu ATM, dan pasti akan semakin bertambah seiring dengan berkembangnya zaman yang sudah beralih ke digitalisasi perbankan

BTN memberikan kebebasan kepada nasabahnya untuk migrasi kartu ATM Debit ke ATM berlogo GPN. Penukaran kartu ATM Bank BTN juga tanpa syarat, tinggal isi formulir permohonan yang disediakan, langsung diproses sehingga nasabah bisa dapat kartu ATM berlogo GPN. "Bank BTN tidak memberikan batas waktu untuk migrasi kartu ATM," kata Adrian saat dihubungi Kamis (11/10/3018).

Sementara Bank NTT menargetkan 70.000 nasabah beralih menggunakan kartu ATM berlogo GPN per Desember 2018. Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Alexander Riwu Kaho mengatakan, peralihan kartu ATM ke ATM berlogo GPN tidak bisa serentak karena akan terjadi antrean saat pencetakan kartu ATM GPN.

"Percetakan kartu ATM berlogo GPN ditentukan oleh Bank Indonesia karena menggunakan chips. Tidak sembarang percetakan. Semua bank juga cetak di percetakan yang sama, jadi kita antre," kata Alex.

Alex menyebut total kartu ATM Bank NTT sebanyak total nasabah, yakni 1.200.000 orang. Namun yang aktif menggunakan ATM hanya 400.000 orang. "Kita prioritaskan nasabah yang aktif transaksi menggunakan ATM. Tapi untuk jangka panjang semua ATM Bank NTT harus beralih ke kartu GPN," ujarnya.

Ia berharap nasabah proaktif menukarkan kartu ATM ke kantor-kantor Bank NTT terdekat. "Ganti ATM ke ATM berlogo GPN gratis, tidak ada biaya. Tinggal bawa kartu ke petugas kami, langsung diganti dengan kartu ATM GPN," imbuhnya.

Alex menegaskan, GPN mempertegas kedaulatan negara dalam sistem pembayaran sehingga kebocoran-kebocoran data perbankan yang selama ini terjadi karena sistem pembayaran dikelola pihak asing seperti Visa tidak akan terjadi lagi. "Data nasabah aman, mudah, murah dan kemana-mana orang tidak lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar," ujar Alex.

Lebih lanjut Alex menjelaskan, sampai dengan awal Oktober 2018, sudah 7.000 kartu ATM berlogo GPN didistribusikan Bank NTT hampir di semua daerah di NTT. Bagi nasabah Bank NTT yang belum migrasi ke kartu ATM ke ATM berlogo GPN masih diberi kesempatan untuk melakukan.

Menurutnya, penukaran kartu ATM Debit ke ATM berlogo GPN memang tidak ada batas waktu. Namun seiring dengan perjalanan waktu mesin-mesin ATM untuk kartu ATM Debit non GPN semakin terbatas. "ATM non GPN tetap bisa bertransaksi. Namun semakin lama semakin terbatas karena semua mesin ATM ter-upgrade ke GPN," kata Alex, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan, ada peralihan teknologi ketika kartu ATM beralih ke GPN yakni dari teknologi magnetik ke chips. Teknologi chips yang ada di kartu GPN, jauh lebih aman dibanding teknologi magnetik karena data-data yang ada dalam ATM berlogo GPN tidak dapat digandakan. "Lebih mudah karena satu kartu bisa masuk ke semua ATM berlogo GPN dengan tarif fee sama," katanya. (dea)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved