Berita Ekonomi Bisnis

Bupati Manggarai Deno Kamelus Mendadak Jadi Tokoh Penggerak. Penggerak Apa?

Menurut Deno Kamelus, hadirnya GPN merupakan perwujudan dari Trisakti Presiden Jokowi, yaitu berdaulat di

Bupati Manggarai Deno Kamelus Mendadak Jadi Tokoh Penggerak. Penggerak Apa?
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Bupati Manggarai, Deno Kamelus 

POS-KUPANG.COM, RUTENG -- Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH mengapresiasi Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT karena memilih Ruteng sebagai tempat untuk kick off GPN untuk daratan Flores.

Menurut Deno Kamelus, hadirnya GPN merupakan perwujudan dari Trisakti Presiden Jokowi, yaitu berdaulat di bidang ekonomi sehingga GPN perlu didukung agar karya anak bangsa dapat berdaulat di negeri sendiri.

BI Perwakilan Provinsi NTT meluncurkan GPN bertempat di Aula Missio STKIP Santo Paulus Ruteng, Senin (8/10/2018). Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan kartu ATM berlogo GPN kepada Bupati Manggarai.

Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT Naek Tigor Sinaga menobatkan Bupati Manggarai sebagai tokoh pengerak GPN di daratan Flores.

Acara dilanjutkan dengan ujicoba transaksi menggunakan kartu ATM berlogo GPN di Pasar Inpres Ruteng. Hal itu sebagai pertanda bahwa kartu ATM berlogo GPN dapat digunakan di mana saja.

Dilansir dari website Bank Indonesia, www.bi.go.id, BI terus mendorong masyarakat menggunakan kartu ATM Debet berlogo GPN dengan melakukan penukaran kartu ATM Debet di bank terdekat.

Untuk memfasilitasi penukaran kartu berlogo GPN, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan perbankan menyelenggarakan Pekan Penukaran Kartu Berlogo GPN di 17 wilayah yang tersebar di Indonesia hingga Oktober 2018. Hal ini sejalan dengan kewajiban pencantuman logo nasional (GPN) untuk kartu ATM/Debet yang telah dimulai sejak tanggal 1 Januari 2018.

Upaya mendorong masyarakat menggunakan kartu berlogo GPN dengan mempertimbangkan lima manfaat yang dapat diperoleh masyarakat. Pertama, masyarakat dapat mengunakan kartu ATM Debet berlogo GPN untuk melakukan transaksi di semua kanal pembayaran di seluruh Indonesia.

Kedua, masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman karena kartu ATM/Debet GPN telah dilengkapi dengan fitur keamanan yang terstandarisasi serta seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik.

Ketiga, masyarakat tidak dikenakan biaya oleh merchant dikarenakan penetapan Merchant Discount Rate (MDR).

Keempat, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar karena seluruh kanal pembayaran sudah saling terkoneksi (interkoneksi) dan saling dapat diwujudkan (interoperabilitas).

Kelima, biaya administrasi yang lebih murah karena seluruh pemrosesan dilakukan di domestik sehingga lebih efisien. (dea/aca)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved