Berita Kabupaten Malaka

Penari Bidu Sambut Patung Maria Saat Masuk Lingkungan Taaba-Malaka

Tarian Bidu merupakan tarian khas masyarakat Malaka, Provinsi NTT. Tarian ini biasanya ditampilkan pada acara resmi maupun adat.

Penari Bidu Sambut Patung Maria Saat Masuk Lingkungan Taaba-Malaka
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Penari Bidu Saat Penyambutan Patung Bunda Maria di lingkungan Taaba, Paroki Weoe, Kabupaten Malaka, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM - Tarian Bidu merupakan tarian khas masyarakat Malaka, Provinsi NTT.

Tarian ini biasanya ditampilkan selain untuk menyambut tamu-tamu penting juga dilakukan untuk urusan rohani.

Seperti yang dilakukan ibu-ibu lingkungan Taaba, Kecamatan Weliman saat menyambut Pantung Maria di wilayah tersebut.

Mereka menari bidu saat menyambut patung di batas wilayah Paroki Biudukfoho dengan wilayah Paroki Weoe, tepatnya di Kampung Taaba, Kecamatan Weliman, Jumat (12/10/2018) sore.

Para penari bidu berada di barisan paling depan, disusul petugas pembawa lilin dan salib, lalu petugas pemikul arca patung dan ditutup barisan umat.

Para penari bidu tampak semangat dan menari sepanjang perarakan yang diperkirakan 500 meter dari titik penjemputan hingga lokasi pentahtaan patung di halaman SDK Taaba.

Baca: Mendagri Undang Bupati Manggarai Timur dan Bupati Ngada Bahas Tapal Batas Kabupaten

Kedatangan Patung Bunda Maria di lingkungan ini mendapat sambutan meriah.

Bahkan patung diterima secara adat oleh para tokoh adat (fukun).

Mereka merasa bahagia dan gembira ria karena sepanjang sejarah perarakan besar patung Bunda Maria ini baru pertama kali disimpan satu hari di lingkungan mereka.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved