Berita Ekonomi Bisnis

Indonesia Kerja Sama Riset Vaksin dengan Yayasan Bill Gates

Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali menghasilkan banyak kesepakatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan banyak pihak lain.

Indonesia Kerja Sama Riset Vaksin dengan Yayasan Bill Gates
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (kiri) didampingi Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) dan Menko Maritim Luhut B Pandjaitan (ketiga kiri) menjadi pembicara dalam diskusi FMB9 yang bertema Capaian Indonesia dalam IMF-WB Annual Meeting di sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | NUSA DUA - Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali menghasilkan banyak kesepakatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan banyak pihak lain. Salah satunya adalah kerja sama dengan yayasan milik pendiri Microsoft dan miliarder Bill Gates.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, banyak filantropis dan orang berpengaruh di dunia datang ke Bali untuk menghadiri pertemuan tersebut. Tujuannya adalah agar mereka bisa memberikan pengaruh baik dalam bentuk kebijakan.

Tidak hanya itu, mereka juga dengan terbuka membantu negara-negara termasuk Indonesia apabila dirasa ada permasalahan yang dapat dipecahkan bersama.

Baca: Deal, Ekspor Manggis Indonesia ke Taiwan Dipercepat

Ini termasuk yayasan Bill & Melinda Gates yang berkomitmen kerja sama dengan Indonesia terkait vaksin.

"Bill & Melinda Gates Foundation concern soal kesehatan. Mereka ingin bantu research di BUMN melalui PT Biofarma untuk vaksin di seluruh dunia," kata Sri Mulyani saat konferensi pers pencapaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Art, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Ketahanan Ekonomi Indonesia Dipakai Jadi Contoh di Pertemuan IMF-Bank Dunia

Dengan kerja sama tersebut, maka vaksin tidak hanya diproduksi di negara Barat yang cenderung bersifat monopolistik. Negara seperti Indonesia dan India juga mampu memproduksi vaksin.

"Perusahaan farmasi di Indonesia diharapkan punya kapasitas, jadi harapannya bisa ikut jadi pemain dunia," jelas Sri Mulyani.

Dengan kerja sama tersebut, diharapkan pula harga vaksin menjadi lebih terjangkau. Pada akhirnya, penanganan dan pemberantasan beragam penyakit di seluruh dunia menjadi lebih optimal.

Di dalam pertemuan yang dihadiri lebih dari 30.000 delegasi dari 189 negara tersebut, Melinda Gates juga hadir. Gates sempat menjadi panelis dalam diskusi tingkat tinggi terkait kesetaraan gender di dalam lingkungan kerja dan kemampuan ekonomi digital mentransformasi kehidupan masyarakat. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved