Berita Kabupaten TTS

KPU Bersama Bawaslu Kabupaten TTS Selesai Lakukan Sosialisasi PSU di 19 Desa

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten TTS telah selesai melakukan sosialisasi

KPU Bersama Bawaslu Kabupaten TTS Selesai Lakukan Sosialisasi PSU di 19 Desa
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM| SOE –- Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten TTS telah selesai melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang ( PSU) di 19 Desa dengan 30 TPS.

Usai melakukan sosialisasi, hari ini, Sabtu ( 13/10/2018), KPU dibawah pengawasan Bawaslu Kabupaten TTS akan melakukan sortir dan pengepakan surat suara. Ditargetkan, proses sortir dan pengepakan surat suara akan rampung dalam dua hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay mengatakan, proses sosialisasi di tingkat desa sudah berakhir kemarin. Desa Nefokoko, Halme, Nunsunu dan Leonmeni menjadi empat desa terakhir yang digelar sosialisasi pelaksanaan PSU.

Baca: Anda Ingin Melakukan Perjalanan ke Balikpapan?

Baca: BMM Menipis, Antrean Kendaraan Menumpuk di SPBU Rada Mata, SBD

Baca: Bawaslu Kupang Nilai Pemasangan APK Caleg Ilegal

Baca: Wulan Guritno Liburan Di Labuan Bajo, Kok Malah Dinyinyiri Warganet, Kenapa ya?

Hari ini akan dilanjutkan tahapan PSU dengan melakukan sortir dan pengepakan surat suara di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS. Dalam proses sortir dan pengepakan ini, selain akan diawasi langsung oleh para komisioner Bawaslu Kabupaten TTS, para pengawas tingkat kecamatan (Panwascam) di 10 Kecamatan pelaksana PSU akan ikut hadir guna memastikan logistik yang masuk ke kotak suara tepat jumlah dan tepat jenisnya.

" Kita belajar dari temuan pemungutan perhitungan suara ulang kali lalu dimana ditemukan banyaknya kekurangan logistik sehingga kali ini kita lakukan pengawasan berlapis. Selain dilakukan pengawasan dari sekertariat Bawaslu, para Panwascam juga kita minta hadir untuk mengawasi dan memastikan jika logistik yang masuk ke kotak suara tepat jumlah dan tepat jenis. Sehingga tidak boleh ada lagi kekurangan logistik," ungkapnya.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 13 Oktober 2018, Aries Bertemu Orang Baik, Leo Bersinar

Baca: Terkenal Garang Saat Wawancara, Suami Najwa Shihab Bongkar Sifat Asli Istrinya di Rumah

Baca: 3 Langkah Ini Dapat Mencegah Pencurian Barang di Mobil Anda

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 13 Oktober 2018, Aries Bertemu Orang Baik, Leo Bersinar

Ketika disinggung terkait informasi adanya tim sukses paket tertentu yang menurunkan bahan bangunan di Desa Boentuka yang merupakan salah satu desa pelaksana PSU, Melky mengaku belum mendengar hal tersebut.

Dirinya berjanji akan mendalami informasi tersebut guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Dalam membuktikan money politik, harus dilakukan pembuktian secara utuh.

Dimana harus ada uang atau barang dan harus dibuktikan adanya janji untuk memilih paslon tertentu dari si penerima uang atau barang. Kita berharap, masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam melakukan pengawas praktek money politik guna menciptakan demokrasi yang sehat.

" Sejauh ini belum ada temuan praktek money politik di lapangan. Para Paslon juga sudah kita himbau untuk tidak melakukan kampanye dalam tahapan PSU karena ruang untuk kampanye tidak ada. Untuk informasi di Desa Boentuka akan kita dalami untuk memastikan keenaran informasi tersebut," tandanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help