Berita Rekrutmen CPNS 2018

Pelamar CPNS di Kabupaten Timor Tengah Utara Sudah 3.036 Orang

Jumlah pelamar testing CPNS) yang telah melakukan pendaftaran online di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebanyak 3.036 orang.

Pelamar CPNS di Kabupaten Timor Tengah Utara Sudah 3.036 Orang
Keterangan Gambar: POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Para pelamar CPNS berdesak-desakan saat menyerahkan berkas fisik ke Kantor Bapekdiklat Kabupaten TTU, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Sampai saat ini, jumlah pelamar testing Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah melakukan pendaftaran online di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebanyak 3.036 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Bapekdiklat) Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis melalui Kabid Pengembangan Bapekdiklat TTU Apalonia Fernandez, S.E kepada Pos Kupang di ruang kerjannya, Jumat (12/10/2018) siang.

Apolonia mengatakan, data mengenai jumlah secara keseluruhan para pelamar CPNS yang melakukan pendaftaran online di situs sscn tersebut dihitung per hari ini, Jumat (12/10/2018) sekira pukul 09:00 Wita.

Dari jumlah pelamar yang telah melakukan pendaftaran online sebanyak itu, jelas Apolonia, para pelamar CPNS di Kabupaten TTU yang telah menyerahkan berkas dan berkasnya telah dilakukan verifikasi sebanyak 1.376 orang.

"Jumlah pelamar sampai dengan hari ini, 12 Oktober 2018 pukul 09:00 Wita, sebanyak 3.036 orang. Dari jumlah itu, para pelamar yang berkasnya telah dilakukan verifikasi sebanyak 1.376 orang," ungkapnya.

Berdasarkan Pantauan Pos Kupang, sejak tanggal 10 Agustus 2018 lalu, para pelamar sudah mulai berdatangan untuk menyerahkan berkas fisik ke Bapekdiklat Kabupaten TTU.

Di Kantor Bapekdiklat Kabupaten TTU, terpantau para pelamar yang ingin menyerahkan syarat fisik dibagi dalam tiga kelompok. Tiga kelompok tersebut diantaranya pelamar guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknik.

Tiga kelompok pelamar CPNS tersebut dibagi dalam tiga loket penerimaan berkas yang berbeda. Loket pertama khusus untuk para perawat, loket kedua khusus untuk guru, dan loket ketiga untuk tenaga teknik. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help