Berita Ekonomi Bisnis

Gimana Rasanya Sei Sapi Pedas Ala Korea? Hanya Ada Di Waroenk

Sei Sapi sudah biasa tapi bagaimana rasanya sei sapi pedas ala Korea? hanya ada di Woroenk, Yuk cari tahu rasanya.

Gimana Rasanya Sei Sapi Pedas Ala Korea? Hanya Ada Di Waroenk
ISTIMEWA
Sei Sapi Pedas Ala Korea 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS KUPANG.COM | KUPANG - Memang tidak ada yang dapat menyangkal kelezatan makanan Nusantara. Hal tersebut bahkan sudah diakui penikmat kuliner mancanegara.

Sebagai negara yang memiliki beragam budaya, berbagai kearifan lokal baik adat istiadat maupun budaya, tidak terkecuali kuliner menjadi khazanah tersendiri yang jarang dimiliki negara lain.

Terkait kuliner, berbagai daerah di Indonesia memiliki makanan khas.  Sebut saja Coto Makassar di Sulawesi Selatan, Rendang di Sumatera Barat, Gulai Ikan Patin di Jambi, Pempek di Sumatera Selatan, Sate Bandeng di Banten, Kerak Telor di Jakarta, Nasi Gudeg di Yogyakarta, dan Se’i di Nusa Tenggara Timur.

Baca: Kursi Bentuk Donat Dari Ban Bekas Ternyata Sangat Diminati

Baca: Varian Menu Korea Diburu Pelanggan Waroenk

Bagi warga Kota Kupang, Se'i sudah sangat dikenal oleh hampir semua warga di Kota Kupang . Makanan berbahan daging asap ini,  bukan sekadar makanan, tetapi sudah menjadi ikon kuliner.

Sebagai salah satu resto dan kafe representatif yang menjadi pelopor menu unik dan lezat, Waroenk tentu saja tidak ketinggalan menawarkan menu Se’i.

Baca: Wajib Promosikan Kampung Adat Melalui Wisatawan

Baca: Tambah Menu Baru, Yuk Nikmati Ayam Bakar di Waroenk

“Kenapa kami angkat Se’i sapi sebagai salah satu menu andalan di Waroenk, tidak lain karena kami ingin mengakomodir penikmat kuliner lokal.

Seperti yang kita ketahui, bicara kuliner di Kupang, tentu tidak dapat dipisahkan dari Se’i. Sehingga, kami mencoba meracik Se’i sapi menjadi menu inovatif yang kami namakan Spicy Beef Se’i,” jelas Public Relation and Representative Admin Waroenk Resto and Cafe, Merlin Sinlae dalam rilisi, Jumat (12/10/2018).

Adapun inovasi dalam menu pihaknya yang dimaksud wanita muda penyuka musik ini adalah kreativitas meracik Se’i dalam kemasan Korean Rice Bowl.

“Selama ini penikmat kuliner hanya menikmati Se’i secara konservatif. Artinya, Se’i hanya dimakan sebagai lauk pauk. Tetapi, di Waroenk menu ini kami racik dalam satu bowl (mangkuk) dengan paduan rempah-rempah pilihan, termasuk cabai sehingga rasa pedas (spicy) menjadi cita rasa tersendiri bagi pelanggan yang menikmatinya,” imbuh Merlin.

Baca: Bencana Gempa Melanda! Simpati Para Pemimpin ASEAN Mengalir ke Indonesia

Selain Spicy Beef Se’i yang dibanderol terjangkau Rp 37 ribu, ia mengatakan Waroenk juga menyediakan beberapa menu lokal yang dikemas dalam Korean Rice Bowl, di antaranya menu Katsu Rice Sambal Matah dan Katsu DonBuri (Japanese Food), Finding Dory, dan masih banyak menu Korean Rice Bowl lainnya.

Sekadar diketahui, daging Se'i adalah daging asap yang khas berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejatinya, daging sapi dimasak menggunakan kayu bakar dengan jarak cukup jauh, sehingga bukan lidah api yang mematangkan daging, melainkan asap panas.

Di NTT, saat ini juga terdapat Se'i dari daging ikan.

Apabila baru diasap, daging ini bisa langsung dimakan dengan mengirisnya tipis.

Akan tetapi, apabila daging ini telah disimpan beberapa hari, maka harus digoreng kembali, atau dimasak dalam tumisan bunga pepaya dan sayur-sayuran lainnya. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved