Berita Regional

Dorong PAD Mabar Viktor Laiskodat Berencana Lakukan Hal Luar Biasa Ini, Kamu Harus Tahu

Dorong PAD Mabar Viktor Laiskodat Berencana Lakukan Hal Luar Biasa Ini, Kamu Harus Tahu.

Dorong PAD Mabar Viktor Laiskodat Berencana Lakukan Hal Luar Biasa Ini, Kamu Harus Tahu
POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS
Dorong PAD Mabar Viktor Laiskodat Berencana Lakukan Hal Luar Biasa Ini, Kamu Harus Tahu. 

POS--KUPANG.COM - Dorong PAD Mabar Viktor Laiskodat Berencana Lakukan Hal Luar Biasa Ini, Kamu Harus Tahu.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mendorong dan meyakinkan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten itu bisa mencapai Rp 1 triliun.

Salah satu upaya untuk mencapai hal itu, yakni pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) akan ambil alih oleh Pemerintah Provinsi NTT dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dia menegaskan bahwa gubernur dan jajaran Forkompinda Provinsi adalah orang pusat yang mengurus daerah sehingga bila pengelolaan TNK dilimpahkan ke provinsi.

 Gubernur NTT Viktor Laiksodat Ditantang Terapkan Manajemen Anti Suap Di Provinsi NTT

Viktor Laiskodat Bentuk Tim Gubernur Beranggotakan 7 Orang, Inilah Orang-orang Pilihan Itu

Artinya taman nasional itu masih tetap dikelola oleh pemerintah pusat.

"Masa PAD di Mabar hanya Rp 100 miliar. Saya mau Rp 1 triliun. Manggarai Barat bupatinya orang top, wakil bupatinya hebat. Masa omongnya hanya Rp 100 miliar, harus Rp 1 triliun.

Kalau kita sudah punya target begitu, kita lihat potensi yang kita miliki," kata Viktor saat bertemu petinggi daerah Kabupaten Mabar tadi malam di Rumah Jabatan (Rujab) bupati.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat tiba di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018).
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat tiba di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018). (POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS)

Dia menegaskan bahwa perencanaan harus dibuat secara baik untuk mencapai PAD Rp 1 triliun itu.

"Kita punya Labuan Bajo, atraksinya begitu indah tetapi kita takut dalam cara merencanakannya. Maka kita harus duduk bersama. Rp 1 triliun itu kecil bagi Labuan Bajo. Di tangan kita ada Kejari, Dandim, Kapolres, Pengadilan, semuanya bekerja," kata Viktor.

Dirinya kata dia sudah bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar pengelolaan TNK dilimpahkan ke pemerintah provinsi NTT.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Baju Putih), saat meninjau proyek pembangunan areal komersil dan hotel milik PT ASDP di kawasan pelabuhan marina Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018).
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Baju Putih), saat meninjau proyek pembangunan areal komersil dan hotel milik PT ASDP di kawasan pelabuhan marina Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018). (POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS)

"Saya sudah minta menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami sudah rapat agar TNK dilimpahkan ke provinsi untuk mengelola itu. Karena itu perlu kerja bersama, kerja cerdas dan kerja cepat," kata Viktor.
Disampaikannya, desain pembangunan Labuan Bajo bisa sama dengan Batam tetapi kepala otoritanya harus gubernur.

"Desainnya boleh sama tetapi kepala otorita harus gubernur dan anggotanya Forkompinda Provinsi, pelaksana lapangan bupati," kata Viktor.

Dia menegaskan bahwa TNK harus dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTT.

"Saya tidak akan pernah ragu berhadapan dengan siapapun. Saya akan menghadap presiden, kami tidak mau menerima orang pusat di sini karena kami adalah orang pusat yang ada di sini, kami yang kendalikan," tegas Viktor.(*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Gubernur NTT Dorong PAD Mabar 1 Triliun, Taman Nasional Komodo Diambil Alih Pemprov

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved