Berita NTT

BREAKING NEWS: Hilang kendali di Jalan! Dua Warga TTU Tewas Terjun Bebas dari Jembatan Polen

Sepeda motor yang dikendarai Yarit membonceng Rini hilang kendali terjun bebas dari jembatan polen. Kedua korban langsung tewas

BREAKING NEWS: Hilang kendali di Jalan! Dua Warga TTU Tewas Terjun Bebas dari Jembatan Polen
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Kedua korban Laka tunggal sedang berada di bawa kali polen usai sepeda motor yang dikendarai terjun bebas dari jalan Raya Polen 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Naas menimpah Yarit Feka dan Rini Ola, warga Taebesa, Kecamatan Kefamanu yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Polen, Jumat ( 12/10/2018) pagi.

Sepeda motor yang dikendarai Yarit yang membonceng Rini hilang kendali sehingga terjun bebas dari jembatan polen. Kedua korban langsung tewas ditempat usai terjatuh dari ketinggian sekitar 62 meter dan mengalami benturan keras dengan batu kali.

Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Wastoro mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor korban melaju dari arah Niki-niki menuju Kefamanu sekitar pukul 05.00 Wita.

Saat hendak memasuki jembatan polen, terdapat tikungan kanan, namun karena korban memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi korban bukannya berbelok melainkan melaju lurus dan terjun bebas ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 62 meter.

" Dari hasil olah TKP diketahui korban sempat melakukan pengereman tetapi saat itu posisi sepeda motor korban sudah keluar dari jalur sehingga langsung terjun bebas ke dalam kali.

Kedua korban mengalami benturan keras pada bagian kepada sehingga menyebabkan pendarahan hebat," ungkap Wastoro.

Jenazah kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Polen untuk dibersihkan sambil menunggu keluarga korban. Sedangkan sepeda motor korban masih berada langsung dievakuasi dan diamankan di Mapolres TTS.

Pihak kepolisian sudah mengambil keterangan dari saksi mata, Melkior Meol dan Petrus Sali. Saat ini jenazah kedua korban masih berada di Puskesmas Polen.

" Saat kejadian diketahui kedua korban menggunakan helem. Namun karena jatuh dari ketinggi dan menghantam batu kali kedua korban mengalami pendarahan pada bagian kepala hingga tewas di tempat. Jenazah korban masih berada di Puskesmas Polen menunggu keluarga korban untuk dibawa ke rumah duka," jelasnya.

Wastoro menghimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat untuk senantiasa berhati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan ketika berlalu lintas. Ia berharap para pengendara tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi karena rawan terjadi kecelakaan.

" Tetap utamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Gunakan peralatan safety saat berkendaraan. Jangan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi karena bisa menimbulkan kecelakaan. Tetap jadikan keselamatan yang utama," himbaunya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved