Berita Kabupaten TTU Terkini

Tiga Terpidana Kasus Korupsi Jalan Perbatasan di TTU Berstatus DPO, Jaksa Buru Sampai Dapat

Tiga terpidana kasus korupsi jalan perbatasan tahun anggaran 2013 resmi berstatus DPO oleh Kejari Kabupaten TTU.

Tiga Terpidana Kasus Korupsi Jalan Perbatasan di TTU Berstatus DPO, Jaksa Buru Sampai Dapat
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kajari Kabupaten TTU, Bambang Sunardi, S.H., M.H 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Tiga terpidana kasus korupsi jalan perbatasan tahun anggaran 2013 resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Bambang Sunardi, S.H., M.H kepada wartawan di ruang kerjannya, Kamis (11/10/2018).

Bambang mengatajan, ketiga terpidana kasus korupsi pengerjaan proyek jalan perbatasan itu diantaranya Wilibrodus Sonbay, Ahmad Icok dan Frederikus Lopez.

Baca: Bank BTN Bebaskan Nasabah Migrasi Kartu ATM Kapan Saja

Menurut Bambang, ketiga terpidana itu menghilang pasca Mahkamah Agung RI menjatuhkan putusan kepada mereka, sehingga Kejari TTU menetapkan status DPO kepada tiga terpidana itu.

"Sampai kapanpun akan saya buru sampai dapat, akan saya buru terus mereka bertiga karena memang sudah sah mereka kita masukkan dalam DPO," ungkap Bambang.

Baca: Dado Minta Polisi Buru Pemasok Ganja Asal Bima

Bambang mengungkapkan, sebelum putusan kasus tersebut inkrah, masa tahanan untuk para terpidana telah berahir, sehingga harus bebas demi hukum.

"Tapi saat ini putusan sudah inkrah, sehingga menjadi kewajiban bagi kejaksaan untuk menghadirkan kembali ketiga terpidana itu untuk jalani hukuman sampai selesai," tegas Bambang.

Bambang menjelaskan, sebenarnya ada enam orang terpidana dalam kasus pengerjaan proyek jalan perbatasan tersebut.Namun saat ini putusan hukum untuk tiga terpidana lainnya yakni Krisogonus Bifel, Charlie R. Tjap dan Stefanus Ari Mendez telah dieksekusi.

Bambang menyarankan, agar kepada ketiga terpidana tersebut untuk segera menyerahkan diri kepada kejaksaan. Hal itu dilakukan supaya ketiganya segera menjalani hukuman sesuai keputusan yang sudah dijatuhkan.

"Jadi saya mengimbau kepada ketiga terpidana agar tidak usah menghindar karena kami dari pihak kejaksaan akan terus buru sampai kapanpun," tegasnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved