Berita Kabupaten Flores Timur

Polda NTT Hentikan Berton-Ton BBM Keluar dari PPI Larantuka

para sopir pikap yang mengisi BBM tidak boleh keluar dari PPI Larantuka. Pengisian BBM kapal, kata Bripka Frans harus langsung dari PPI Larantuka.

Polda NTT Hentikan Berton-Ton BBM Keluar dari PPI Larantuka
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
BBM jenis Solar di SPDN PPI Larantuka Rabu malam (10/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Kepolisian Polda NTT menghentikan kendaraan-kendaraan pengangkut bahan bakar minyak atau BBM keluar dari Solar Packed Dealer Nelayan atau SPDN Pelabuhan Pendaratan Ikan Rabu malam (10/10/2018).

Kanit Polair Polda NTT Bripka Frans Kakiay memimpin langsung operasi itu setelah temuan adanya indikasi operasinya pengecer BBM di SPDN itu.

Bripka Frans mengingatkan kepada para sopir pikap yang mengisi BBM tidak boleh keluar dari PPI Larantuka. Pengisian BBM kapal, kata Bripka Frans harus langsung dari PPI Larantuka.

Bripka Frans mengatakan tidak ada yang bisa menjamin tidak adanya penyelewengan BBM yang dibawa keluar dari SPDN PPI Larantuka.

Baca: Temukan Uang Ratusan Juta di Tumpukan Sampah, Tukang Sapu ini Tolak Diberi Imbalan

Baca: Begini Penampilan Nia Ramadhani Tanpa Make Up dan Pakai Baju Ala Babydoll Mini

Baca: Korban Terus Berjatuhan, Gempa Situbondo Sebabkan Rumah Warga Kepulauan Sapudi Sumenep Ambruk

Baca: Roro Fitria: Saya Tidak Mau di Penjara yang Mulia, Lihat Ekspresinya!

"Ada catatan di saya, mereka isi BBM untuk kapal-kapal dan ada banyak daftar kapal yang ia isi. Tapi saya tahu di antara kapal-kapal yang ada dalam daftar itu tidak beroperasi," kata Bripka Frans.

"Saya ini kan ada di laut, saya tahu nama-nama kapal yang tidak beroperasi, jadi jangan tipu. BBM di sini hanya untuk nelayan, jangan dibawa keluar," kata Bripka Frans.

Bripka Frans meminta perlu pertemuan lintas sektor membicarakan BBM di PPI Larantuka agar masyarakat nelayan tidak kesulitan BBM karena ulah oknum yang menyelewengkan BBM.

Bripka Frans menegaskan jika masih ada yang mengeluarkan BBM dari PPI Larantuka, maka akan menindak tegas sesuai UU yang berlaku.

Bripka Frans menilai membawa pulang BBM dalam jumlah besar untuk kemudian dibawa ke kapal termasuk kategori menimbun BBM dan konsekuensinya ditanggung sendiri.

"Tapi kita akan segera bahas secara lintas sektor dulu," kata Bripka Frans.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved