Berita Flores Timur Terkini

Pengelola SPDN PPI Larantuka Akui Urus BBM bagi Nelayan di Flotim Tidak Mudah

Alwan Amir, Ketua Koperasi Mina Gonzalu Raya yang mengelolah SPDN di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Larantuka, Flores Timur tidaklah mudah.

Pengelola SPDN PPI Larantuka Akui Urus BBM bagi Nelayan di Flotim Tidak Mudah
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Alwan bersama di PPI Larantuka Rabu malam (10/10/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Alwan Amir, Ketua Koperasi Mina Gonzalu Raya yang mengelolah SPDN di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Larantuka, Flores Timur tidaklah mudah.

Ia mengungkapkan beberapa kesulitan yang dihadapi pengelolah SPDN pertama soal kuota BBM per hari untuk para nelayan.

Ratusan kapal di Flores Timur jika beroperasi setiap hari terutama musim tangkap saat ini minimal 10 ton per hari.

Baca: Belasan Aktivis Eks 212 Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf

Sementara persediaan BBM per hari untuk SPDN di Larantuka hanya 5000 liter per hari.

"Kebutuhan nelayan lebih dari 5000 liter per hari. Kalau kami bagi BBM tiap hari, maka BBM habis dan ada yang tidak dapat," kata Alwan Kamis (11/10/2018).

Baca: KPK Tetapkan Bupati Malang Tersangka Dua Kasus Korupsi

Karena itu pengelolah SPDN mengambil kebijakan menunggu dua hari setelah genap 10 ton BBM baru dibagikan sehingga merata kepada semua nelayan.

SPDN dulu, kata Alwan mengambil BBM dari SPBU yang ada di Larantuka. Tapi saat ini langsung diambil di pertamina Kota Maumere.

Kebijakan itu menyulitkan koperasi mengangkut BBM dari Maumere karena ketiadaan mobil pengangkut BBM.

"Satu mobil tanki angkut dari Maumere setiap kali masuk itu bagi tiga, di SPBU 01 dan 01 serta kami di SPDN. Kita titip BBM di mereka dan kita hanya dapat 5 ton saja di sini," kata Alwan.

Halaman
12
Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved