Berita Kota Kupang Terkini

Kelompok Tani di Kolhua Dilatih Olah Limbah Pertanian

Dua kelompok tani di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dilatih melakukan pengolahan limbah pertanian.

Kelompok Tani di Kolhua Dilatih Olah Limbah Pertanian
ISTIMEWA
Kelompok Tani Kaka Palli dan Dael Mesa di Kelurahan Kolhua, Kota Kupang sedang membuat Anggur dari kulit pisang oleh Tim PKM Politani Negeri Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dua kelompok tani di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dilatih melakukan pengolahan limbah pertanian.

Kegiatan ini dilakuka melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Politani Negeri Kupang.

Salah satu tim pelaksana kegiatan PKM di Kelurahan Kolhua, Nova D. Lussy, S.P.,M.Sc menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (11/10/2018) mengatakan, PKM rupakan suatu bentuk pelaksanaan dari Tridharma Perguruan Tinggi khususnya bidang pengabdian pada masyarakat.

Baca: 27 Imigran Asal Afganistan Dipindahkan ke Batam

Menurut Nova, beberapa hasil olahan, yakni pembuatan Nata de Coco yakni air kelapa dari limbah usaha kelapa parut.

Bahkan, air kelapa diolah dan diberi biakan mikroba Acetobakter xylinum yang membantu terbentuknya nata. Prosentase keberhasilan dari pembuatan Nata de Coco adalah 15 persen mengalami kegagalan karena tidak membentuk lapisan (berair); 15 persen tidak sempurna.

Baca: Ini Alasan Orang Muda Bergabung Dalam Komunitas Slank Fans Club

"Nata yang terbentuk hanya berupa lapisan tipis tidak merata dan juga berair; serta 70 % berhasil dengan membentuk lapisan nata yang tebal dan kenyal," kata Nova.

Dia menjelaskan, hasil olahan kedua adalah pembuatan Krupuk Kulit Pisang dengan bahan baku krupuk kulit pisang adalah kulit pisang goreng yang matang yang telah potong kecil, direndam dalam larutan kapur ± 10 menit, diblender dan diolah bersama tepung tapioca, bawang putih, garam, dan penyedap rasa.

Sedangkan, hasil lain, yakni Pembuatan Anggur dari Kulit Pisang dengan bahan dasarnya adalah kulit pisang (baiknya pisang goreng) yang telah matang sempurna (warna kulit kuning), gula pasir, telur, ragi roti, garam, dan air.

"Kulit pisang direbus dan air hasil rebusan dicampur dengan bahan lainnya dan dimasukan dalam toples atau jerigen bertutup yang diberi selang untuk mengeluarkan gas, kemudian difermentasi," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved