Berita Kota Kupang Terkini

GMNI Kupang Terima 230 Anggota Baru

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kupang kembali mengadakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang berlokasi di Oeleta, Kota Kupang, NTT.

GMNI Kupang Terima 230 Anggota Baru
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Suasana kebersamaan anggota GMNI cabang Kupang di Oeleta, Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang kembali mengadakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang berlokasi di Oeleta, Kota Kupang, NTT.

Kegiatan ini berlangsung selama empat (4) hari, dari tanggal 10-13 Oktober 2018.

Ketua Panitia PPAB, Jekson Nandul, mengatakan Kegiatan PPAB kali ini diikuti oleh 230 peserta dari berbagai kampus di Kota Kupang.

Baca: Pasca Gempa Bumi Guncang Pulau Sapudi Sumenep, Gubernur Jatim Sebut 246 Rumah Rusak

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah "Pancasila sebagai Way of Life Generasi Milenial".

"Para peserta yang sudah memilih melebur diri untuk belajar dan berproses di GMNI, saya kira bukan tanpa dasar. Mereka tentu mempertimbangkannya dengan matang," ujarnya, Kamis (11/10/2018).

Baca: Wellem Kale Minta Bank NTT Beroperasi di Semau dan Oeteta

Menurutnya, mengikuti organsiasi GMNI adalah pilihan yang sangat tepat, di tengah maraknya praktek demoralisasi bangsa.

"Para peserta akan dibekali dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Marianus K. Haukilo, mengatakan proses kaderisasi dalam GMNI adalah proses yang berjenjang.

Kegiatan PPAB, lanjutnya, merupakan tahapan kaderisasi yang paling awal.

"Dengan tujuan memperkenalkan GMNI kepada mahasiswa terutama menyangkut doktrin, ideologi serta cita-cita perjuangan GMNI. Oleh karena itu, jika ingin menjadi anggota dan kader GMNI maka wajib mengikuti setiap proses sesuai aturan yang tertuang dalam silabus kaderisasi GMNI," katanya.

Sedangkan Ketua GMNI Cabang Kupang, Yoseph A Sukario, mengatakan kegiatan PPAB ini bertujuan untuk menambah lapisan kader sebagaimana amanat ketetapan Rapat Kerja DPC GMNI Kupang bulan Juli lalu.

"Saat ini, banyak paham yang mengancam eksistensi ideologi Pancasila. Oleh karenanya, kegiatan PPAB ini menjadi bagian dari proses menjaga eksistensi Pancasila sebagai dasar negara," ujar Sukario, sapaan akrab Yoseph A Sukario.

Dikatakan, dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada para peserta kegiatan, mereka mampu memahami sejarah Pancasila, dasar falsafah dan kedudukan hukum Pancasila secara obyektif.

"Serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini adalah tanggung jawab ideologis," imbuhnya. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help