Berita Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Puji Indonesia dalam Penanganan Bencana

Presiden Grup Bank Dunia, Jim Yong Kim memuji upaya Indonesia dalam penanganan bencana.

Bank Dunia Puji Indonesia dalam Penanganan Bencana
KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Jim Yong Kim, President of World Bank Group, mengenakan batik saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/7/2017). 

POS-KUPANG.COM | NUSA DUA - Presiden Grup Bank Dunia, Jim Yong Kim memuji upaya Indonesia dalam penanganan bencana. Hal ini terbukti dari sejumlah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan Indonesia.

Bahkan, Kim menyatakan Indonesia dan masyarakatnya memiliki kekuatan yang sangat tinggi dalam menghadapi bencana.

Ia memberi contoh adalah ketika tsunami menghantam Aceh pada tahun 2004 silam. "Indonesia senantiasa menjadi pemimpin dalam menanggulangi bencana," kata Kim dalam Dialog Tingkat Tinggi Pembiayaan dan Asuransi Risiko Bencana yang merupakan rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Baca: Yusril: Kalau Pak Amien Rais Punya Bukti Korupsi Datangi Saja ke KPK, Jangan Buat Kegaduhan

Dalam penanganan bencana pascatsunami Aceh, imbuh Kim, Indonesia membangun infrastruktur dari nol. Kemudian, pascagempa di Yogyakarta, Indonesia mendirikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai upaya mitigasi dan penanganan bencana.

Baca: Ini Penjelasan Panitia Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia soal Anggaran yang Digunakan

"Indonesia terus menjadi pemimpin (dalam penanggulangan bencana)," jelas Kim.

Selain itu, Kim juga menyoroti upaya Indonesia dalam menangani dan merekonstruksi infrastruktur pascabencana. Dalam melakukan upaya tersebut, Indonesia menempatkan masyarakat sebagai pusat upaya pemulihan.

Hal ini disaksikan langsung oleh Kim saat berkunjung ke lokasi bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia melihat langsung masyarakat meyakini rekonstruksi dimaksudkan untuk membangun fasilitas yang lebih baik dibandingkan sebelum bencana.

"Saya lihat bagaimana masyarakat sangat dekat dan terlibat dalam tanggap darurat. Ada rasa yang berbeda saat saya ke lokasi," tutur Kim. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help