Berita NTT Terkini

Tahun 2019, Semua Guru SMA/SMK Dapat Kesra

Pada tahun 2019 mendatang Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan mengalokasikan anggaran untuk membayar dana kesra bagi guru-guru SMA dan SMK.

Tahun 2019, Semua Guru SMA/SMK Dapat Kesra
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto, S.E, M.M 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pada tahun 2019 mendatang Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan mengalokasikan anggaran untuk membayar dana kesra bagi guru-guru SMA dan SMK.

Para guru ini sebelumnya selalu mendapat kesra ketika kewenangan SMA dan SMK masih berada di kabupaten dan kota.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto, S.E, M.M kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (10/10/2018).

Baca: Tidak Naik, Harga BBM di Wilayah Terdampak Bencana NTB dan Sulteng

Jimmi dimintai tanggapan soal keluhan para guru SMA/SMK terkait dana kesra. Para guru mengatakan, ketika masih di kabupaten dan kota, mereka selalu mendapat dana kesra, namun ketika dialihkan, dana itu tidak ada lagi.

Menurut Jimmi, pihaknya juga selalu mendapat pertanyaan dan keluhan dari para guru, ketika melakukan kunjungan kerja maupun reses.

Baca: Kemendagri Serahkan Data Penduduk Belum Ikut JKN-KIS ke BPJS Kesehatan

"Saat kunjungan masyarakat dan juga ke sekolah-sekolah, kami selalu dihadapkan dengan pertanyaan dana kesra. Banyak guru keluhkan bahwa setelah dialihkan kewenangan ke provinsi, dana kesra tidak ada lagi," kata Jimmi.

Calon Anggota DPD RI ini menjelaskan, akibat masukan dan pertanyaan itu, Komisi V DPRD NTT bersama mitra Dinas Pendidikan NTT melakukan pembahasan dan sudah diprogramkan agar pada tahun 2019 semua guru SMA dan SMK akan mendapat dana kesra.

"Jadi keluhan para guru terjawab sudah meski besaran dana akan dihitung lagi dengan melihat kondisi keuangan daerah. Dalam Kebijakan Umum Anggaran - Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sudah termuat soal dana kesra ini," katanya.

Dikatakan, pihaknya tetap konsentrasi terhadap masalah-masalah pendidikan, demi meningkatkan mutu sumber daya manusia, maka diperlukan tenaga pendidik yang profesional, termasuk memperhatikan kesejahteraan para guru. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help