Berita Nasional Terkini

Nusron Sebut Aksi Massa Kawal Amien Rais Sebuah Tradisi Buruk

Politisi Partai Golkar, Nusron Wahid menilai aksi Persaudaraan Alumni 212 mengawal Amien Rais dalam pemeriksaan merupakan tradisi buruk

Nusron Sebut Aksi Massa Kawal Amien Rais Sebuah Tradisi Buruk
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, saat ditemui di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018) malam. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Politisi Partai Golkar, Nusron Wahid menilai aksi Persaudaraan Alumni 212 mengawal Amien Rais dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian merupakan tradisi buruk dalam penegakan hukum di Indonesia.

"Ini tradisi buruk ya, setiap ada orang diperiksa bawa massa, seakan-akan mau menekan dan sebagainya. Biarkan hukum bicara dengan hukum," kata Nusron di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (9/10/2018).

Menurut Nusron, pemeriksaan Amien Rais sebaiknya dipercayakan secara penuh kepada pihak Kepolisian. Jika ingin ada pendampingan, maka sebaiknya melalui pengacara, bukan mengerahkan massa.

Baca: 5 Fakta Seputar Pemeriksaan Amien Rais di Polda Metro Jaya Hari Ini

"Katanya sudah legowo semalam timnya, ihklas diserahkan sama aparat hukum. Enggak usah pakai bawa massa, kalau massa dihadapi massa lagi, mau jadi apa bangsa ini nanti," ujarnya.

Nusron meyakini pemerintah tidak berupaya membuat Amien Rais bersalah dalam kasus kabar bohong Ratna Sarumpaet.

Baca: Aksi Massa Alumni 212 Kawal Amien Rais, Begini Kata Menko Polhukam, Wiranto

Oleh karena itu, pihak Amien Rais sebaiknya berani menghadapi panggilan polisi ketimbang melempar isu kriminalisasi.

"Pak Amien kan tokoh, karena tokoh itu sebaiknya jangan buat istilah menuduh polisi kriminalisasi dan sebaginya. Ini hanya klarifikasi biasa kok menurut polisi," kata Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini.

Nusron yakin polisi memiliki alasan kuat saat memutuskan memeriksa Amien Rais. Karena itu, ia berharap kubu oposisi tidak menganggapnya rekayasa.

Kepolisian Daerah Metro Jaya rencananya akan memanggil Amien Rais untuk diperiksa pada Kamis (9/10/2018) besok. Amien akan diperiksa soal kebohongan Ratna Sarumpaet.

Slamet Ma'arif menyatakan pihaknya akan mendampingi Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

"Pak Haji amien Rais selaku ketua dewan penasihat di PA 212 maka kami sepakat dalam kepengurusan kami, insyaallah hari rabu kami akan kawal, kami akan dampingi beliau sampai ke Polda Metro Jaya," ujar Slamet seusai pertemuan Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga, di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Menurut Slamet, massa PA 212 akan berkumpul di Masjid Al-Munawar, Pancoran, Jakarta Selatan, pukul 08.00 WIB.

Aksi diawali dengan salat Dhuha dan doa bersama. Kemudian, massa PA 212 bersama Amien Rais akan bertolak menuju Polda Metro Jaya.

Slamet memprediksi sekitar 500 anggota dan simpatisan PA 212 turun dalam aksi tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help