Berita Kabupaten Kupang

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Sebut Dana Sebanyak Ini untuk Bangun Jalan ke Amfoang

Secara administratif, wilayah Amfoang terbagi atas enam kecamatan, yaitu Amfoang Selatan dengan ibu kota Lelogama

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Sebut Dana Sebanyak Ini untuk Bangun Jalan ke Amfoang
POS-KUPANG.COM
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Provinsi NTT sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp 250 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang.

"Ya, tahun 2019 kita mulai kerjakan. Kita alokasikan Rp 250 miliar. Kita harus bangun, itu tugas kita," kata Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat saat ditemui seusai membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas PLD di Hotel Sasando Kupang, Senin (8/10/2018).

Secara administratif, wilayah Amfoang terbagi atas enam kecamatan, yaitu Amfoang Selatan dengan ibu kota Lelogama, Amfoang Barat Laut (Manubelon), Amfoang Utara (Naikliu). Selain itu, Amfoang Barat Laut (Soliu), Amfoang Timur (Oepoli), dan Amfoang Tengah dengan ibu kota Fatumon.

Baca: Jangan Berharap Banyak, 6 Zodiak ini Dikenal Lebih Pilih Karier Daripada Cinta, Zodiak Kamu Ada?

Untuk mencapai wilayah kecamatan tersebut, tidak gampang. Harus melewati jalan yang buruk, kemudian naik turun gunung dengan melintasi lembah yang terjal. Selain itu, harus melewati puluhan sampai seratus anak sungai. Kondisi geografis demikian membuat Amfoang masih sangat tertinggal, terpencil dan terbelakang. Gerak pembangunan di wilayah Amfoang pun lambat.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengatakan, sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo bahwa NTT membutuhkan infrastruktur jalan, listrik dan air. Jokowi merespon dengan menginstruksi beberapa Menteri membantu NTT.

"Saya bilang Pak Presiden kami butuh sekali infrastruktur terlebih jalan, listrik dan air. Pak Viktor sudah mempromosikan Jala, jalan, listrik dan air. Kemarin Presiden langsung panggil beberapa menteri supaya bisa membantu NTT," ujar Josef seusai dilantik, awal September 2018 lalu.

Baca: Penggemar Drama Korea, Intip 10 Drakor Yang Bakal Tayang Bulan Oktober 2018

Saat berada di Maumere, Kabupaten Sikka, Josef menegaskan akan menuntaskan jalan provinsi yang rusak dalam tiga tahun. Menurutnya, ruas jalan provinsi yang rusak sepanjang 1.600 km, ditaksasi menghabiskan anggaran Rp 4,5 miliar.

"Tidak ada lagi konsep tiap kabupaten dikerjakan 1-2 km per tahun. Tahun depan, kami selesaikan jalan Amfoang (Kabupaten Kupang). Tahun berikutnya jalan Elar (Manggarai Timur)," kata Josef saat mengunjungi Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, SVD, Sabtu (8/9/2018) siang.

Josef menyatakan tingkat kerusakan kecil diserahkan kepada pemerintah kabupaten untuk menyelesaikan. Ia menyebut ada skema PINA, KPPU, DAU, NSI dan DAK yang bisa dimanfaatkan menyelesaikan ruas jalan yang rusak.

Agar Tidak Terisolasi

Halaman
123
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help