Berita Kota Kupang Terkini

Biaya Perawatan Guru yang Diduga Keracunan Ditanggung Pihak Hotel

Biaya perawatan sejumlah guru yang diduga keracunan ditanggung oleh pihak Hotel Pelangi.

Biaya Perawatan Guru yang Diduga Keracunan Ditanggung Pihak Hotel
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Plh. Kadis Pendidikan NTT Aloysius Min,S.Pd,M.M 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Biaya perawatan sejumlah guru yang diduga keracunan ditanggung oleh pihak Hotel Pelangi. Pengelola Hotel juga yang mengatakan para guru untuk menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Aloysius Min, S.Pd, M.M ketika dikonfirmasi, Rabu (10/10/2018).

Menurut Aloysius, para guru itu sedang mengikuti diklat Kurikulum 2013 (K13) di Hotel Pelangi.

Baca: Kadis Pertanian Flotim Pastikan Stok Pangan Masyarakat Mencukupi

"Informasi yang kami peroleh bahwa ada beberapa guru yang mengalami gangguan pencernaan, karena itu pihak hotel dan panitia langsung membawa mereka ke rumah sakit," kata Aloysius.

Dijelaskan, ada tiga rumah sakit yang menjadi tempat perawatan para guru, yakni RS Mamami, RS Siloam dan RS SK Lerik.

Baca: Caleg Masih Abaikan Ketentuan Pemasangan APK

"Ada sebagian guru sudah ditangani dan pulih. Namun, kami belum bisa pastikan apakah itu akibat makanan atau apa," katanya.

Dikatakan, semua biaya perawatan ditanggung pihak hotel, termasuk transportasi ke rumah sakit.

Sedangkan soal penyebab, ia mengakui, setelah kejadian itu, BPOM, Dinkes maupun polisi sudah langsung ke Hotel Pelangi untuk mengecek penyebab sehingga para guru mengalami gangguan pencernaan.

"Jadi kita tidak bisa berandai-andai soal penyebab, karena itu harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Apakah karena makanan atau hal lain," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved