Berita Nasional Terkini

Didampingi 300 Advokat, Amien Rais akan Memenuhi Panggilan Polisi Rabu Besok

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais akan memenuhi panggilan kedua yang dilayangkan Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Didampingi 300 Advokat, Amien Rais akan Memenuhi Panggilan Polisi Rabu Besok
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, saat ditemui di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018) malam. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais akan memenuhi panggilan kedua yang dilayangkan Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Amien dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet pada Rabu (10/10/2018).

Sebelumnya, Amien tak memenuhi panggilan pertama pada 5 Oktober 2018 dengan alasan ada kesalahan dalam penulisan namanya. Dalam surat pemanggilan pertama, polisi salah dalam menuliskan nama Amien Rais, menjadi 'Amin Rais'.

Baca: Rumah Dinasnya Digeledah KPK, Bupati Malang Mundur dari Nasdem

Anggota Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Surya Imam Wahyudi, mengatakan, kesalahan penulisan nama juga terdapat dalam surat pemanggilan Amien yang kedua.

"Panggilan pertama ke Pak Amien itu ada kesalahan administrasi, karena nama Pak Amien yang benar Profesor Doktor Haji Muhammad Amien Rais. Di sini namanya salah sehingga Bapak enggak datang," ujar Surya seusai pertemuan BPN Prabowo-Sandiaga, di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Baca: Sri Mulyani Tegaskan, Indonesia Tidak Pinjam Uang dari IMF

Ia meminta Polda memperbaiki penulisan nama itu. Namun, ia memastikan Amien akan memenuhi panggilan kedua pada Rabu besok.
Didampingi 300 advokat
Tim hukum Prabowo-Sandiaga juga akan mengerahkan 300 advokat untuk mendampingi Amien Rais.

Ketua DPP Partai Gerindra yang juga anggota Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman mengatakan, jumlah 300 itu kemungkinan akan bertambah.

"Jadi mungkin, so far, teman-teman (advokat) yang mendaftar sekitar 300-an, masih terus bertambah," kata Habiburokhman.

Sementara itu, Amien Rais mengatakan, ia akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Setelah pemeriksaan, kata Amien, ia akan mengungkapkan sebuah fakta terkait kasus korupsi yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Amien, kasus tersebut telah lama mengendap di KPK dan tak kunjung tuntas. Akan tetapi, ia tidak menjelaskan secara detail terkait pernyataannya tersebut.

"Setelah itu saya akan membuat sebuah fakta yang Insya Allah akan menarik perhatian, yang ini hubungannya tentang penegakan hukum dan korupsi yang sudah mengendap lama di KPK akan saya buka pelan-pelan," kata Amien.

Sebelumnya, Amien bersama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon sempat bertemu Ratna Sarumpaet pada Selasa (2/10/2018).

Saat itu Ratna mengaku dianiaya pada 21 September 2018 oleh sejumlah orang tak dikenal, di sekitar bandara internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Namun, pada Rabu (3/10/2018) sore, Ratna mengakui bahwa cerita penganiayaan yang dialaminya hanya bohong belaka.

Pengakuan Ratna ini setelah ada penyelidikan kepolisian yang tak menemukan bukti adanya penganiayaan Ratna. Kini, Ratna sudah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyebaran hoaks. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help