Berita Nasional Terkini

Wapres Kalla Nilai Pemda Perlu Belajar Manajemen Krisis Hadapi Bencana

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai perlu adanya budaya baru di pemerintah daerah mengingat Indonesia adalah negara yang rawan bencana.

Wapres Kalla Nilai Pemda Perlu Belajar Manajemen Krisis Hadapi Bencana
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor PMI, Minggu (30/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai perlu adanya budaya baru di pemerintah daerah mengingat Indonesia adalah negara yang rawan bencana. Budaya itu terkait manajemen krisis saat terjadi bencana.

Kalla yang belum lama datang ke Palu pasca gempa dan tsunami lalu mengatakan, pemerintah daerah ikut "lumpuh". Semua kendali justru dipegang oleh tentara pasca bencana terjadi.

"Semua yang memegang kendali tentara. Semua bantuan lewat korem, satgas lewat korem, yang mengatur tentara. Ke mana aparat sipil? ke mana kantor gubernur? ke mana kantor wali kota?" ujarnya dalam acara pelatihan kepemimpinan nasional di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Baca: Megawati Minta Jokowi Bangun Sistem Antisipasi Bencana seperti di Jepang

"Tentu di samping itu mereka juga ada yang kena aparatnya, tapi langsung kehilangan kendali pemerintahannya, di samping mungkin juga karena ada sebab-sebab khusus," sambung dia.

Kalla ingat betul, hal serupa juga pernah terjadi di Aceh pada 2004 lalu. Akibat tsunami pemerintahan daerah pun ikut lumpuh.

Baca: Kontraktor Belikan Mobil Alphard untuk Zumi Zola

Wapres menilai pemerintah daerah perlu diajarkan manajemen krisis sehingga kehadirannya tetap ada saat bencana terjadi.

"Apa yang terjadi dan apa yang harus diperbuat saat terjadi krisis itu? Butuh leadership seperti apa dalam kondisi krisis itu? Karena seperti yang saya katakan tadi justru dalam krisis itu, rakyat butuh kepemimpinan," kata dia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help