Berita Nasional Terkini

Ratna Sarumpaet Diajukan Jadi Tahanan Kota, Ini Pertimbangannya

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengatakan, ada sejumlah pertimbangan pihaknya mengajukan surat permohonan penahanan kota

Ratna Sarumpaet Diajukan Jadi Tahanan Kota, Ini Pertimbangannya
KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUM
Ratna Sarumpaet keluar gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya setelah resmi ditahan pada Jumat (6/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengatakan, ada sejumlah pertimbangan yang menyebabkan pihaknya mengajukan surat permohonan penahanan kota pada Senin (8/10/2018).

Adapun Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses penahanan atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks terkait cerita pengeroyokannya di Bandung, Jawa Barat.

"Kami melihat dari sisi kemanusiaanya. Apa sih sisi kemanusiaan ini, yang pertama kan enggak bisa dipungkiri dia adalah tokoh," ujar Insank di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Baca: KPK Gelar Pelatihan Penanganan Korupsi kepada 150 Penegak Hukum

Insank menambahkan, sebagai seorang aktivis, Ratna juga perlu banyak melakukan kegiatan di luar rutan.

"Dia kan banyak beraktivitas, kalau sampai dia berada di rutan otomatis terbatasi sekali aktivitas aktivisnya kan seperti itu, itu yang menjadi dasar kami lah," kata dia.

Baca: Wapres Kalla Nilai Pemda Perlu Belajar Manajemen Krisis Hadapi Bencana

Menurutnya, usia juga seharusnya dijadikan pertimbangan untuk memproses Ratna secara hukum di luar tahanan Polda Metro Jaya.

"Kalau sampai harus berada di rutan tentunya secara fisik maupun mentalnya bisa terpengaruh dengan usia lanjutnya kan," tutur Insank.

Selain mengajukan surat permohonan penahanan kota Ratna, Insank juga membawa surat jaminan dari keluarga kliennya yang telah ditahan sejak Jumat (5/10/2018).

Dalam surat jaminan itu, pihak keluarga memastikan Ratna tidak akan melarikan diri meskipun menjalani proses hukum di luar rumah tahanan. Kemudian tidak akan menghilangkan barang bukti, tidak mengulangi perbuatannya, dan jaminan keluarga akan mempermudah jalannya proses hukum Ratna. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help