Berita Nasional Terkini

KPK Gelar Pelatihan Penanganan Korupsi kepada 150 Penegak Hukum

KPK memberi pelatihan mengenai penanganan tindak pidana korupsi kepada 150 anggota lembaga penegak hukum, di Bandar Lampung, Lampung.

KPK Gelar Pelatihan Penanganan Korupsi kepada 150 Penegak Hukum
KOMPAS.com/Dok. Humas KPK
KPK menggelar pelatihan mengenai penanganan tindak pidana korupsi kepada 150 anggota lembaga penegak hukum, di Bandar Lampung, Lampung. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi pelatihan mengenai penanganan tindak pidana korupsi kepada 150 anggota lembaga penegak hukum, di Bandar Lampung, Lampung.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan penegak hukum dalam menangani kasus korupsi, mulai dari penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, pelatihan ini adalah langkah membangun sinergitas antarlembaga untuk memberantas korupsi.

Baca: Wapres Kalla Nilai Pemda Perlu Belajar Manajemen Krisis Hadapi Bencana

"KPK selalu membutuhkan kolaborasi dengan segala pihak, termasuk penegak hukum lain, ini adalah salah satu upaya kami dalam peningkatan kerja sama memberantas korupsi," tutur Basaria melalui siaran pers, Senin (8/10/2018).

Beberapa materi yang disampaikan seperti potensi dan kerawanan tindak pidana korupsi di beberapa sektor, tindak pidana pencucian uang, dan strategi aparat penegak hukum menghadapi praperadilan.

Baca: Megawati Minta Jokowi Bangun Sistem Antisipasi Bencana seperti di Jepang

Pelatihan ini diselenggarakan pada 8 hingga 12 Oktober 2018 dengan tema "Peningkatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi".

Para peserta berasal dari lembaga hukum yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Oditur Militer (Otmil), dan Penyidik Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (POM TNI) di Provinsi Lampung.

Turut hadir dalam pelatihan ini, yaitu Kabareskrim Polri, Irjen (Pol) Arief Sulistiyanto, Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Fadil Zumhana, dan Direktur Pembinaan Penyidikan POM TNI, Kolonel CPM Bambang Sumarsono.

Pelatihan serupa telah dilakukan oleh KPK sejak tahun 2012. Hingga saat ini, mereka telah menjangkau 24 provinsi dengan 3.960 peserta dari berbagai lembaga penegak hukum. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved