Berita Kabupaten Ende

Dirut PDAM Ende Bersama Stafnya Diduga Tilep Uang Pelanggan

Dirut PDAM Ende, berinisial S bersama seorang stafnya atas nama MLM ditetapkan sebagai tersangka oleh jaksa pada Kejaksaan Negeri Ende

Dirut PDAM Ende Bersama Stafnya Diduga Tilep Uang Pelanggan
KOMPAS.COM
Ilustrasi rupiah 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Dirut PDAM Ende, berinisial S bersama seorang stafnya atas nama MLM ditetapkan sebagai tersangka oleh jaksa pada Kejaksaan Negeri Ende setelah diduga melakukan tindak pidana korupsi pada kegiatan pemasangan sambungan langsung rumah (SLR) pada tahun 2015-2016 yang berakibat pada kerugian Negara sebesar Rp 396 Juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso mengatakan hal itu melalui Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Ende,Abdon Toh SH mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Com, Senin (8/10/2018) di Ende.

Baca: Tiga Atraksi Ini Sudah Bisa Anda Nikmati di Flores Timur Setiap Tahun, Simak!

Baca: Kades Maliti Bondo Ate, SBD Bantah Ada Pungli Di Kampung Wisata Ratenggaro

Baca: Cristiano Ronaldo Tutup Mulut Perempuan Ini 5 Miliar, Ada Apa?

Abdon mengatakan bahwa dalam kasus itu pada tahun 2015-2016 PDAM Ende melakukan kegiatan pemasangan sambungan rumah kepada warga yang kurang mampu di Kota Ende dengan nilai untuk satu rumah dipungut biaya sebesar Rp 500 ribu.

Namun demikian dalam pelaksanaannya Dirut PDAM bersama stafnya atas nama MLM tidak menyetor secara utuh keuangan yang dipungut dari warga ke kas atau rekening PDAM Ende namun ditilep oleh mereka yang menyebabkan kerugian Negara sebesar Rp 396 Juta.

Abdon menjelaskan bahwa pada tahun 2015-2016 ada program pemasangan baru kepada warga dengan system subsidi yakni hanya Rp 500 ribu dari harga yang semestinya sekitar Rp 1.500.000,00 kepada 1.500 calon pelanggan PDAM Ende.

Namun demikian dalam perjalanan ketika dilakukan proses pemasangan Dirut PDAM berinisal S bersama stafnya atas nama MLM justru diduga melakukan tindak pidana dengan mengambil sejumlah dana atau uang yang distor oleh calon pelanggan dalam arti tidak secara utuh menyetor uang yang dipungut itu ke rekening PDAM Ende yang berakibat pada kerugian sebesar Rp 396 Juta.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved