Berita Teknologi Terkini

259 Juta Orang Meninggal Gara-gara "Selfie"

Insiden netizen yang meninggal ketika membidik selfie sudah sering menjadi pemberitaan media massa.

259 Juta Orang Meninggal Gara-gara
KOMPAS.com/Dok. Vivo
Ilustrasi selfie saat travelling. 

POS-KUPANG.COM - Insiden netizen yang meninggal ketika membidik selfie sudah sering menjadi pemberitaan media massa.

Kronologisnya beragam, ada yang jatuh ke jurang lantaran mencoba selfie di ujung tebing, hingga tersambar kereta ketika berpose di pinggir rel. Namun, selama ini belum ada yang secara detil menghitung jumlah peristiwa "selfie berujung kematian".

Asosiasi peneliti All India Institute of Medical Science akhirnya melakukan survei untuk menakar risiko selfie tanpa memerhatikan situasi sekitar.

Baca: Pagi ini 4 Kali Gempa Bumi Guncang NTT, Terjadi di 3 Kabupaten Ini

Hasilnya, dalam kurun waktu enam tahun, ada 259 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat selfie.

Peneliti mengatakan angka itu hanya yang tercatat, di mana sangat mungkin ada beberapa kasus yang tak terekam angka.

Korban didominasi oleh kaum Adam dengan rentang usia 10 hingga 30 tahun, yakni mencapai 85 persen.

Baca: Mahasiswa STT Lewa Gandeng Polsek dan Koramil Buka Posko Penggalangan Dana Gempa Palu

Adapun negara yang penduduknya paling banyak meninggal karena selfie adalah India, lantas secara berurutan Rusia, Amerika Serikat, dan Pakistan.

"Yang membuat saya khawatir adalah fakta bahwa skenario kematian ini sebenarnya bisa dihindari," kata kepala peneliti, Agam Bansal.

Ia prihatin karena banyak orang yang rela melakukan selfie berisiko hanya demi meningkatkan eksistensi di media sosial.

"Like" menjadi sangat berharga bagi masyarakat di era keterhubungan seperti sekarang.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved